Mata Pilih Kabupaten Rejang Lebong Bertambah

Komisioner KPU Rejang Lebong (Lusiana, S. Pd)

 

Rejang Lebong, ewarta.co - Jumlah mata pilih di Kabupaten Rejang Lebong untuk Pemilu 2019 dipastikan mengalami penambahan sebanyak 1.066 orang, dari penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) pertama.

Hal tersebut diungkapkan anggota KPU Kabupaten Rejang Lebong yang juga Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Lusiana, disela kegiatan Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) kedua di Aula salah satu rumah makan di Kota Curup, Jumat (7/12).

“Penambahan dimungkinkan terjadi karena masyarakat sudah melengkapi data kependudukan atau bisa juga adanya kesadaran untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih,” kata Lusiana.

Sehingga pada DPTHP tahap kedua ditetapkan 203.336 pemilih, yang berasal dari pemilih laki-laki sebanyak 102.245 dan perempuan 101.091 serta 806 TPS.

Sementara itu, menurut Ketua KPU Kabupaten Rejang Lebong, Restu Wibowo, DPTHP terus mengalami perbaikan, ada enam provinsi yang ditunda, tidak termasuk Provinsi Bengkulu.

Selama proses pencermatan, petugas telah mendapatkan data ada pemilih 70 tahun sekitar 7.000 orang. Kondisinya ada yang tidak bisa bergerak dan ada juga harus memakai kursi roda.

“Golongan pemilih sepuh ini harus mendapatkan perhatian ketika akan memilih, misalnya dengan dibantu oleh petugas dan keluarga. Karena walau bagaimanapun mereka masih mempunyai hak untuk memilih,” tutur Restu.

Walaupun DPTHP tahap dua telah diterapkan, tetapi masih ada pekerjaan rumah yaitu terdapat sekitar 1300 warga yang belum mempunyai NIK dan KK dan sudah disampikan pada Dukcapil.

Kelompok ini akan menjadi catatan bagi KPU Rejang Lebong dan dikeluarkan terlebih dahulu dari daftar mata pilih sebelum mereka memiliki kelengkapan adminstrasi.

“Selama pencermatan, aplikasi Sidalih sering macet, karena memang digunakan seluruh Indonesia dan pada saat yang bersamaan, tetapi tidak menjadi kendala yang berarti bagi operator KPU Rejang Lebong,” tutup Restu.