Idul Fitri DPR Seluma

googlesyndication

Menteri Parekraf Sandiaga Uno Buka Bencoolen Dhol Attraction

Create: Fri, 07/08/2022 - 22:12
Author: Redaksi

 

Bengkulu, eWARTA co -- Tabuhan musik dhol diiringi tarian tradisional Provinsi Bengkulu menggema dan memukau para penonton yang hadir di Taman Budaya Kota Bengkulu, Jumat (8/7/2022).

Event berbasis kearifan lokal yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 ini dinamakan Bencoolen Dhol Attraction 2022. 

Bencoolen Dhol Attraction 2022 dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno disaksikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan dihadiri Direktur Event Daerah Kemenparekraf Reza Fahlevi.

Menteri Salahudin Uno dalam pembukaannya mengaku terpukau dengan penampilan Sanggar Dhol Blacik dan Sanggar Seni Dhol Arastra.

Sandiaga mengapresiasi terlaksananya Bencoolen Dhol Attraction dan masuknya event ini ke dalam KEN 2022. 

Menparekraf Sandiaga mengatakan pelaksanaan event harus terlaksana dengan memperhatikan strategi, inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat gercep, geber dan gaspol. 

"Dengan kekhasan dan keunggulan wisata maupun budaya, Bencoolen Dhol Attraction yang telah dicatat sebagai warisan budaya diharap dapat mengangkat kearifan lokal," ujar Sandiaga.

Kemudian disampaikan, Gubernur Rohidin mengatakan event atraksi dhol tahun ini masih digelar secara terbatas melalui virtual mengingat masih adanya pandemi COVID-19 yang melanda.

"Meski digelar virtual setelah 2 tahun ditiadakan, kami sangat bersyukur penyelenggaraan event kelas nasional ini dapat berlangsung," kata Gubernur.

Gubernur Rohidin mengungkap penyelenggaraan ini dapat menjadi langkah pembuka dan penyemangat baru kebangkitan industri kreatif pasca pandemi.

Gubernur berharap kedepan Bencoolen Dhol Attraction dapat digelar langsung secara meriah dan dapat dihadiri para wisatawan dari luar daerah sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

"Semoga tahun depan event sudah bisa dibuka sehingga masyarakat pada lingkup pelaku wisata, pelaku UMKM hingga pengerajin dhol dan sanggar budaya bisa terlibat pada event besar ini," sampai Gubernur.  

"Selain itu, adanya event ini dapat melekatkan kecintaan masyarakat Bengkulu terhadap keberadaan seni dan budaya yang ada di daerah, yang kehadirannya sudah diakui dunia," ungkap Gubernur.

Kemenparekraf sendiri sudah mengakui eksistensi alat musik dhol ini. Bedug tradisional yang bisa dimainkan secara individu maupun kelompok dan jadi salah satu warisan budaya kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu. 

Bahkan dhol sudah dikenal hingga ke kancah internasional, gema alat musik dhol yang mendunia ini punya keunikan pada ragam ciri khas suara yang dihasilkan. 

Pertunjukan dhol ini memfokuskan permainan yang atraktif secara kolosal dengan koreografi dipadukan dengan tehnik tokok dhol yaitu ramatam, suvena dan suveri. (Bisri)