BENGKULU,eWARTA.co -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais saat ini sudah mulai dibuka kembali untuk pelayanan medis. Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tais juga sudah dibuka dan beberapa para perawat juga sudah mulai masuk kerja untuk memberikan perawatan medis kepada para pasien.
Selain itu, diketahui saat ini tenaga kesehatan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSUD) Tais yang dinyatakan positif Covid-19 kembali bertambah. Kali ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mengkonfirmasi adanya penambahan sebanyak tujuh orang tenaga kesehatan yang positif terpapar Covid-19. Sehingga total keseluruhan pasien terkonfirmasi saat ini adalah 18 orang.
"Saat ini pelayanan RSUD sudah kita buka, pelayanan IGD pun juga sudah dibuka setelah sempat kita istirahakan atau Sterilkan,” sampai Direktur RSUD Tais, dr Wiwin Herwini melalui Kabid penunjang dan perasarana, Admaja Kusuma, kepada wartawan, Senin (07/09/2020)
Disampaiakn Admaja, jika sebelum dibukanya untuk pelayanan tersebut, pihaknya terlebih dahulu melakukan penyeterilan. Juga melakukan pengecekan ke seluruh ruangan. Yakni dengan melakukan pengecekan dengan menggunakan sinar Lucky ke seluruh ruangan RSUD Tais.
"Sebelum kita buka kebali, terlebih dahulu kita lakukan pengecekan dengan menggunakan alat sinar Lucky ke seluruh ruangan," ucapnya
Dengan hanya baru dibuka nya satu ruang UGD. Terkait jika nanti ada pasien yang mengalami sakit cukup parah dan harus mendapatkan rawat inap. Pihak RSUD Tais nantinya terlebih dahulu akan melihat kondisi pasien baru akan mengambil tindakan lanjutan.
"Kita lihat kebijakan dari dokter yang menangani pasien. Sementara dirawat di IGD, jika pasien harus dilakukan perawatan inap. Maka nanti akan kita rujuk," singkatnya
Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Rudi Syawaludin, melalui Kabid Pencegahan dan pegendalian penyakit, Ahmad Tavip mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab tes para tenaga kesehatan dan kontak pasien keluar. Dimana dari sekitar 228 orang yang menjalani swab tes sebelumnya, hingga saat ini baru diketahui hasilnya untuk 62 orang. Yaitu terkonfirmasi baru ada sebanyak 7 orang nakes yang terpapar covid-19. Maka dari itu, pihaknya masih menunggu hasil dari swab tes keluar sekaligus terus melakukan tracking terhadap kontak pasien.
“Masih banyak yang belum keluar, sebagian besarnya, kita sembari menunggu tetap melakukan tracking,” tutupnya. (nor)









