BENGKULU,eWARTA.co -- Rizal (50) salah seorang nelayan tradisional di Kelurahan Malabero Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu menemukan benda mirip mortir, Jumat (2/10) sekira pukul 07.02 WIB. Benda sepanjang 40 sentimeter tersebut ditemukan di perairan pantai Malabero saat Rizal mencari ikan.
Penemuan itu diceritakan Rizal saat ia memasang jaring di laut untuk menangkap ikan. Jaring yang dipasang, sekitar 1 Mil dari pinggir laut. Setelah jaring yang dipasang tersebut dibongkar, ia melihat ada benda mirip mortir tersangkut di jaring. Lalu, oleh Rizal benda tersebut langsung dibawa ke kantor Lurah setempat.
"Saya pergi ke laut kan setelah pulang dari sembahyang. Langsung saya pasang jaring. Sudah saya pasang jaring, bongkarnya jam setengah 7, tiba-tiba itu terkait di jaring. Saya kira itu hanya besi apa, langsung saya bawak balik dan menyerahkannya ke kantor Lurah," papar Rizal.
Pihak Lurah Malabero yang menerima benda mirip mortir dari nelayan tersebut langsung melaporkannya ke Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Segara untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, Rizal mengaku ini kedua kalinya ia menemukan benda mirip alat perang tersebut. Pada 15 tahu yang lalu, dia pernah menemukan benda mirip bom berbentuk seperti piring. Karena takut, kata Rizal, ia menjatuhkan lagi benda itu ke dalam laut.
"Dulu pernah 15 tahun yang lewat. Cuma saya ngeri yang dulu, karena mirip sekali dengan bom. Yang bentuknya bulat seperti piring itu. Atasnya itu warna kuning. Karena takut, saya jatuhkan lagi pelan-pelan ke bawah," imbuhnya.
Hingga berita ini dionlinekan, pihak lurah dan personil kepolisian Teluk Segara masih menunggu Unit Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Bengkulu untuk memastikan benda diduga mortir itu masih aktif atau tidak. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah memasang garis polisi di sekitar benda mirip mortir tersebut. (red)









