Netizen Kian Cerdas, Jangan Politisasi Wabah Covid- 19 Ini

Zulkarnaen, warga kota Bengkulu.
Create: Thu, 09/04/2020 - 19:24
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co - Netizen dihebohkan dengan beredarnya video di media sosial, video yang berjudul “Gubernur Menutup Masjid At-Taqwa, Walikota Menutup Lokalisasi” langsung menuai penilaian beragam dan banyak perhatian dari masyarakat Bengkulu.

Dalam video tersebut seakan memancing kegaduhan masyarakat akan penilaian baik dan buruk dari masyarakat itu terkait video tersebut.

Namun, beruntungnya masyarakat saat ini telah pintar dalam menerima dan mencerna informasi yang beredar, lantaran tidak sedikit masyarakat yang telah diberikan efek jera oleh Kepolisian karena membuat dan menyebarkan informasi tak bertanggung jawab alias hoaks.

“Tidak usah dikomentari lagi, masalahnya, masyarakat sudah jenuh, banyak pihak-pihak yang sudah mempolitisir wabah covid-19 ini dan kalaupun ingin menutup lokalisasi kenapa harus sekarang, apalagi membuat video seolah-olah telah bekerja dengan baik dengan menutup kawasan berpotensi penyebaran Covid-19 dan tidak juga harus melakukan kriminalisasi,” kata Zulkarnaen warga kota Bengkulu setelah melihat isi video tersebut, Kamis (9/4).

Zulkarnaen menilai, video seperti ini harusnya tidak perlu dibuat bahkan disebarkan terlebih lagi saat ini Bengkulu tengah dilanda wabah Covid-19, seharusnya kita bergandengan tangan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini dan jangan menambah masyarakat bingung dan khawatir.

 Untuk diketahui bahwa kebijakan Gubernur bengkulu menutup masjid At-Taqwa adalah dinilai telah sesuai protap kesehatan dan diskusi juga kesepakatan bersama antara Gubernur, Forkopimda, dan Team Gugus tugas penanganan wabah Covid-19, karena berdasarkan kronologi dari seorang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia, sejak 5 Maret 2020 almarhum melakukan aktifitas di masjid At-Taqwa, sehingga masjid di tutup sementara agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Red)