Ombudsman Sarankan Kemendikbud Buat Kurikulum Khusus di Tengah Pandemi Covid-19

Ilustrasi
Create: Mon, 17/08/2020 - 12:23
Author: Alwin Feraro
Tags

 

JAKARTA,eWARTA.co -- Anggota Ombudsman RI, Ahmad Suaedy menyarankan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyusun kurikulum khusus di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya kurikulum khusus ini dapat meminimalisir kegagalan dalam pembelajaran jarak jauh.

“Kurikulum yang baru perlu disusun dan diberlakukan untuk penyederhanaan materi tanpa mengurangi kualitas pendidikan,” kata Ahmad Suaedy dikutip dari Kompas.com, Minggu (16/8/2020). 

Suaedy mengatakan, kurikulum khusus perlu diterapkan mengingat metode pembelajaran saat ini banyak dikeluhkan masyarakat. Contohnya pada sistem dan daya dukung teknis yang masih dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Orang tua dituntut untuk melakukan pendampingan terhadap anak yang mengikuti PJJ. Hal tersebut menimbulkan problem sosial baru karena banyak orang tua atau wali murid yang berbenturan waktu dengan jadwal bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” tutur Suaedy. 

Penggunaan platform daring dalam PJJ diakui Suaedy juga dikeluhkan oleh para guru maupun murid. Karena dianggap monoton dan membosankan, sehingga mengurangi semangat dan ekspresi belajar yang kondusif. 

“Kemendikbud perlu memastikan setiap platform dan atau media pembelajaran daring yang digunakan agar disisipkan gim ringan yang bermuatan edukasi. Sehingga pembelajaran tidak monoton,” pungkasnya. (red)