BENGKULU,eWARTA.co -- Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Seluma masih saja terjadi. Namun diketahui pasokan elpiji 3 kg tidak ada pengurangan, hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Perindagkop) Seluma, Mulyadi Joyo Martono, bahwa berdasarkan hasil konfirmasi ke agen, untuk pasokan kuota ke pangkalan tidak dikurangi.
"Beberapa kali kita sampaikan penyebab kelangkaan ini belum tauh. Kalo menimbun ini kecil kemungkinan, karena kalo menimbun mereka pasti rugi, di takutkan, ini perkiraan, jatah Kabupaten Seluma di bawah ke daera lain, mungkin itu, tapi daera lain juga langkah. Nah untuk itu kita suda memangil agen yang ada di kabupaten seluma, ternyata untuk jatah ini tidak ada pengurangan dri pertamina, tapi sampai saat ini masih langka,"ucapnya.kepada wartawan Rabu (14/10).
Lanjutnya, dengan masi berlangsunya kelangkaan Gas elpiji tersebut, dirinya akan kembali memangil agen yang ada di kabupaten seluma, dan akan langsung bersama ke pertamina untuk menanyakan langsung ke pertamina alasan penyebap kelangkaan tersebut.
"Sekarang kami akan pangil lagi agen, dan langsung ke pertamina untuk mencari solusi mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg ini,"tegasnya.
Ditambahkannya, bahwa jika kelangkaan tersebut masi terjadi maka kemungkinan besar oprasi pasar akan di gelar, namun sebelumnya itu dirinya akan berkordinasi dahulu dengan pihak agen dan ke pertamina.
"Kalau nanti memungkinkan pihak agen akan melapor ke pihak pertamina dulu apakah namba jatah dulu, harapan kita bagaimna mengatasi kelangkaan gas ini,"terangnya.
Sementara itu terpisah, salah seorang warga di kecamatan Sukaraja mengaku kecewa. Setelah dirinya mengantri sejak pukul 07.30 Wib, untuk mendapatkan gas elpiji ukuran tiga kilogram. Namun dirinya Harus menerima kekecewaan lantaran gas tersebut habis.dirinya mengaku sebelumnya telah mendaptarkan namannya ke warung yang menjual gas elpiji di depan kantor camat sukaraja.
"Pas giliran saya habis, tidak kebagian lagi, Padahal saya sudah antri dan daftar sejak pagi tadi," ucap Hadi Prayitno Warga Desa BP I Sukaraja.
Saat dikomfirmasi, Sarnadi salah satu staf Camat Sukaraja. Yang mengawasi langsung penjualan gas elpiji tiga kilogram tersebut, menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum mengetahui penyebab langkanya gas elpiji tersebut.
"Kita sudah lakukan survei, dan sejauh ini memang membingungkan. Karena menurut agen tidak ada pengurangan," terangnya.
Lanjutnya, bahwa menurut agen tidak ada pengurangan, tapi kenyataan yang ada di masyarakat saat ini kelangkaan gas tersebut masih terjadi. Dan sangat sulit di dapatkan.
"Ini kebutuhan masyarakat, dan kejadian ini hampir setiap tahun selalu terjadi, dan saat ini kita dari Kecamatan kebingungan dengan situasi seperti ini," tutupnya. (nor)









