Pasrul Hamidi Minta Bupati Seluma Segera Tanggapi Konflik Warga dengan Perusahaan Tambang Batuan

Create: Mon, 14/07/2025 - 13:04
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Pro dan Kontra akan keberadan tambang batuan yang terletak di Desa Talang Alai Kecamatan Air Periukan terus menimbulkan gejolak sosial di tengah masyarakat setempat, baik itu konflik sosial antara masyarakat dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan pihak pemilik tambang batuan. 

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Seluma Pasrul Hamidi dari Dapil 4 berharap, Bupati Seluma untuk sesegera mungkin turun ke lapangan menyelesaikan personalan tersebut. Melakukan kajian ulang, baik itu berkenan dampak lingkungan ataupun dampak sosial. 

"Saya meminta tinjau ulang dengan bupati Seluma terkait dampak lingkungan, dampak sosial, " Sampainya, Senin (14/7/2025) 

Bukan hanya itu, sambung Pasrul Hamidi. Saat ini jalan Kabupaten yang dibangun oleh pemerintah Daerah beberapa tahun yang lalu sudah mulai rusak akibat mobil truk angkut batu yang melewati jalan tersebut. 

"Dampak kerusakan jalan milik kabupaten yang dilalui mobil angkut batu, jalan pasti rusak sedangkan masyarakat setempat baru menikmati bagusnya jalan yang dibangun beberapa tahun yang lalu, " Sambungnya, 

Turut dikatakan, diduga perusahaan tersebut sudah mengangkangi aturan perda RTRW Kabupaten Seluma, yang mana sebelum Perda RTRW disahakan di tahun 2025, Kecamatan air Periukan tidak masuk dalam kawasan pertambangan batuan, namun semenjak tahun 2022 yang lalu pertambangan batuan tersebut sudah ada da mulai aktif beroperasi pada tahun 2024 yang lalu. 

"Sebelum perda RTRW ini di sahkan perusahaan tersebut sudah ada dan sudah beroperasi, kemudian katanya sudah memiliki izin lengkap pertambangan, " Ujarnya. 

Turut dikatakan, 1 atau 2 hari ini notulen hasil dari heraring beberapa minggu yang lalu akan disampaikan langsung ke Ke Bupati Seluma, dengan harapan Bupati Seluma untuk dapat menutup sementara perusahaan tersebut sebelum permasalahan tersebut benar-benar selesai. 

"Secepatnya notulen hasil hearing pekan yang lalu akan segera kami sampaikan ke Bupati Seluma, saya berharap bupati Seluma untuk menuntup sementara terlebih dahulu sebelum polemik ini selesai, " Tutupnya. (Rns)