Pembangunan TOL Bengkulu-Linggau Tak Masuk Anggaran APBD dan APBN

Asisten II Setda provinsi Bengkulu, Yuliswani
Asisten II Setda provinsi Bengkulu, Yuliswani
Create: Wed, 08/21/2019 - 17:09
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Anggaran pembangunan jalan TOL tidak masuk ke dalam anggaran APBD Provinsi maupun APBN.

Namun, anggaran pembangunan TOL seluruhnya ditanggung oleh pihak PT. Hutama Karya (HK).

Hal ini dapat dikatakan sebagai pemberian tugas Pemerintah kepada PT. HK. Akan tetapi, untuk anggaran pembebasan lahan masuk kedalam anggaran Kementerian.

PT. HK sendiri merupakan satu-satunya perusahaan BUMN dibidang konstruksi yang sahamnya secara penuh dimiliki oleh pemerintah.

"Pembangunan tol, itu (merupakan) penugasan pemerintah kepada PT. HK, jadi siapa yang menbiayai, ya PT. HK, untuk pembebasan lahan memang dianggarkan di Kementerian, nah setelah selesai pembebasan lahan, baru lahan tersebut diserahkan kepada PT. HK untuk dapat dibangun," Jelas Yuliswani, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Rabu (21/8).

Untuk itu, berdasarkan penugasan tersebut, PT. HK telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jalan TOL sepanjang 17 Km dari Betungan, Kota Bengkulu hingga ke Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

Yuliswani pun menegaskan kembali bahwa anggaran pembangunan tol tersebut memang tidak masuk kedalam APBN, melainkan anggaran seluruhnya ditanggung oleh PT. HK karena telah mendapatkan penugasan dari pemerintah.

"Jangan salah, jadi memang anggarannya itu bukan anggaran APBN, anggaran pembangunan itu adalah dari PT. HK, karena dia diberikan penugasan oleh pemerintah," Tegasnya.

Mengenai perizinan pembangunan tol, seperti perizinan amdal, Pemprov Bengkulu janjikan akan selesai dalam minggu ini dan penyelesaian pembebasan lahan, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani tidak mengetahui pasti dikarenakan timnya berbeda.

"Janjinya Kepala DPMPTSP dalam minggu ini keluar, pembebasan lahan ditanya dengan BPN, karena timnya beda, jadi kita sudah ada bagiannya, jangan seluruh ditumpuk ke Pemda," Tutup Yuliswani. (Nay)