BENGKULU,eWARTA.co -- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Bengkulu menggelar Focus Group Discussuon (FGD) layanan Call center 112 tanggap darurat secara virtual. FGD ini berlangsung di Balai Kota dengan narasumber yang berasal dari PT Jasnita Telekomindo Jakarta, Kamis (10/9/2020).
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sistem pusat panggilan yang terpadu, menyatukan nomor panggilan darurat untuk mempermudah masyarakat dalam penanggulangan keadaan darurat, serta mempermudah koordinasi antar instansi terkait.
“Layanan Call center 112 merupakan inovasi Pemkot Bengkulu dalam melakukan pelayanan kegawatdaruratan masyarakat Kota Bengkulu secara lebih cepat. Call Center 112 ini nantinya dibawah naungan Diskominfosan Kota Bengkulu. Melalui Call center 112, masyarakat dalam keadaan darurat dapat memperoleh penanganan cepat,” ujar Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kota Bengkulu, Tony Elfian.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan FGD yang dilakukan merupakan langkah awal untuk mengimplementasikan layanan Call center 112. “Permasalahan persiapan layanan Call center awalnya sudah ada. Dan sekarang kita akan lebih masif nantinya. Untuk itu, Semua layanan di lingkungan Pemkot Bengkulu akan dipusatkan menjadi satu. Insya Allah untuk menunjang ini semua kita akan rencanakan membuat sebuah ruangan yang dapat digunakan untuk pertemuan terkait masalah darurat ini,” tutur Tony.
Sementara itu, seusai pemaparan, Kasi Layanan e – Goverment Deddy Pardiansyah mengatakan bahwa layanan Call center 112 untuk mengintegrasikan seluruh layanan yang ada.
“Layanan Call center 112 ini nantinya akan mengintegrasikan seluruh layanan yang ada di Kota Bengkulu. Layanan ini dapat diakses dengan mudah dan gratis tanpa pungutan biaya. Cukup tekan 112 nanti akan langsung terhubung ke Diskominfosan. Setelah itu, kita akan teruskan kepada petugas di lapangan sesuai dengan jenis laporan gawatdaruaratnya,” ujar Deddy.
Deddy berharap, layanan Call center pada akhir tahun ini dapat berjalan sesuai harapan. “Harapan kita akhir tahun ini layanan Call center 112 ini dapat terimplementasikan. Untuk mewujudkannnya, kita akan berencana mengelar bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas – petugas layanan Call center ini,” pungkas Deddy.
Untuk diketahui, Kegiatan ini diikuti Polres Bengkulu dan beberpa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya , Dinkes, Damkar, DLH, Dishub, BPBD, DPUPR dan Satpol PP. (Red/Adv)









