Pemprov Bengkulu Didorong Kelola Limbah Pelindo

Kapal keruk limbah pasir di pelabuhan Pulau Baai
Create: Mon, 12/07/2021 - 19:17
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Manajemen PT Pelindo II Cabang Bengkulu mendorong pemerintahan provinsi (Pemprov) untuk memanfaatkan limbah hasil keruk Pelabuhan Pulau Baai berupa pasir.

Deputi General Manajer PT Pelindo II Cabang Bengkulu, Cecep Taswandi, Senin (12/7/21) mengatakan potensi limbah pasir yang mencapai 7 juta ton pertahun ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Mengingat kegunaan pasir sendiri dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar infrastruktur dan semacamnya. 

"Selama ini limbah pasir hasil pengerukan di area alur pelabuhan hanya dibuang ke tengah laut untuk mencegah terjadinya pendangkalan di dalam pelabuhan," kata Cecep.

Untuk itu, kata Cecep, perlu ada kerjasama pengelolaan hasil limbah untuk mengelola potensi yang ada.

“Kami Pelindo tidak ada kewenangan untuk penambangan dan jual-beli pasir. Potensi pasir yang besar itu bisa dimanfaatkan oleh Pemda melalui perusahaan badan usaha milik daerah,” kata Cecep.

Saat ini Pelindo sendiri telah menyiagakan satu kapal keruk di sekitar pelabuhan untuk mencegah terjadinya pendangkalan pada area alur pelabuhan yang menyebabkan terhambatnya aktivitas keluar masuk kapal ke dermaga.

Kapal keruk bertipe TSHD HAM 311 yang didatangkan dari Dubai ini mampu menyedot sekitar 600 ribu meter kubik pasir setiap kali beroperasi. 

"Tentu ini potensi yang amat besar yang bisa memberikan nilai ekonomi ketika dimanfaatkan dengan baik. Tapi yang punya kewenangan itu adalah pemerintah daerah," katanya. (Bisri)