BENGKULU, eWARTA.co — Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu Kelas B (Basarnas Bengkulu) secara resmi menutup Operasi SAR kondisi membahayakan jiwa manusia 1 orang terseret arus di Sungai Ketahun Desa Tanjung Kemenyan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (8/3/23).
Tim SAR Gabung telah melakukan pencarian selama 7 hari terhitung sejak Kamis, 2 Maret 2023 sampai Rabu, 8 Mare 2023 dengan hasil pencarian nihil dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban di lokasi kejadian.
Berdasarkan pertimbangan teknis dan hasil evaluasi bersama pihak keluarga beserta unsur SAR yang terlibat, operasi SAR ditutup sesuai dengan SOP dan UU No 29 Tahun 2014 bahwa lama proses suatu pencarian atau operasi SAR adalah 7 (tujuh) hari sejak kami terima laporan dan apabila tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban terakhir, maka operasi SAR diusulkan ditutup. Namun jika ada tanda-tanda korban ditemukan Operasi SAR akan dibuka kembali.
Wahyu Tri Agung, Selaku Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada pihak keluarga yang hilang terseret arus sungai Ketahun pada Senin (1/03/23) lalu.
Ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Unsur SAR yang terlibat atas pelaksanaan operasi SAR selamat 7 hari ini.
Sebelumnya diberitakan bahwa Warso terseret arus saat berenang menyebrangi sungai Ketahun desa Tanjung Kemenyan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara pada Senin, pukul 23.00 WIB. Tim SAR Gabungan telah berupaya melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.









