BENGKULU, ewarta.co - Kunjungan kerja spesifik 14 anggota komisi VIII DPR RI ini untuk melihat sejauhmana program PKH di Bengkulu berjalan, melihat dari angka penerima bantuan PKH di Bengkulu sangat tinggi.
Diketahui, Bengkulu memiliki ribuan sumber daya alam yang bisa dijadikan sumber mata pencaharian masyarakatnya, namun masyarakatnya masih banyak yang tergolong kurang mampu. Ketua Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Adi Putra Darmawan Tahir menjelaskan, bahwa masyarakat miskin dikarenakan perekonomiannya tidak berjlan.
"Kenapa banyak orang miskinnya, sementara kekayaan alamnya luar biasa, itu juga jadi perhatian kita, apakah mengenai sosialisasi mengenai kewirausahaan itu kurang atau bagaimana, tentu kita nanti akan koordinasi juga ke tingkat komisi yang lain, yang mendorong perekonomian masyarakat diaini," ujarnya, usai melaksanakan pertemuan dengan pihak Dinsos Kota dan Provinsi Bengkulu serta penerima dan pendamping keluarga penerima PKH, Rabu (11/9).
Lebih lanjut dijelaskan beliau, yang dimaksud dengan miskin itu ialah yang sama sekali tidak memiliki penghasilan, sehingga mau menerima bantuan PKH.
Untuk itu, kedepannya pihak Komisi VIII DPR RI akan mendorong agar perbaikan sistem PKH atau sistem pada bidang lain, seperti UKM dan kelautan, supaya angka kemiskinan menurun bukan karena bantuan melainkan dari usaha masyarakat yang ingin maju.
Beberapa hal yang menjadi pokok perhatian Komisi VIII DPR RI seperti perbaikan infrastruktur serta menggalakan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan wirausaha, yang paling utama ialah memperbaiki sistem PKH.
"Tentu yang pertama tugas kita, yaitu memperbaiki sistem PKH, dimana-mana jalan, dimana-mana sama problemnya, keluarga yang didampingi oleh pendamping itu terlalu banyak, 400 keluarga ya agak kerepitan juga, idealnya 200," Tutup Adi.
Sebagai informasi, 14 anggota Komisi VIII DPR RI yang berkunjung ke Bengkulu ini antara lain, Adi Putra Darmawan Tahir Fraksi Partai Golkar dapil NTB, Hamka Haq Fraksi PDIP dapil Jatim II, Budiman Sujatmiko Fraksi PDIP dapil Jateng VIII, I Gusti Agung Putri Astrid Fraksi PDIP dapil Bali, Endang Maria Astuti Fraksi Golkar dapil Jateng IV, Ruskati Ali Baar Fraksi Gerindra dapil Sulbar dan Sofwatillah Mahzoib Fraksi Demokrat dapil Sumsel I.
Selain itu, Zainal Abidin Fraksi Demokrat dapil Jatim II, Dessy Ratnasari Fraksi PAN dapil Jabar IV, Lilis Santika Fraksi PKB dapil Jabar IX, Ani'im F Mahrus Fraksi PkB dapil Jatim VI, Mohd Iqbal Romzi Fraksi PKS dapil Sumsel II, Almuzzamil Yusuf Fraksi PKS dapil Lampung serta Hasan Aminudin Fraksi Nasdem dapil Jatim II. (Nay)









