Pilu, Balita di Seluma Keluarkan Cacing Gelang dari Mulut

Create: Mon, 15/09/2025 - 18:09
Author: Redaksi

 

Seluma, eWarta.co -- Tahun 2025 ini ternyata masih ada kasus memilukan di Kabupaten Seluma, ditemukan kasus seorang balita mengeluarkan cacing gelang dari mulutnya 

Kasus yang menimpa balita yang masih berumur 1 tahun 8 bulan asal Desa sungai petai kecamatan Talo Kecil ini sontak membuat perhatian masyarakat Kabupaten Seluma. Hal ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah Daerah terutama perhatian kepada masyarakat menengah ke bawah. 

Obb

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma Rudi Syawaludin mengatakan, saat ini lintas program Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma sudah melaksanakan rapat, rapat lintas program ini dilakukan mengingat tidak bisa ditangani oleh satu bidang. 

"Karena anak ini masih belum berumur dua tahun dan masih membutuhkan penanganan khusus gizi kurang, selama ini kita intervensi gizinya, makanan tambahan ternyata anak ini cacingan. Tadi kita sudah memangil lintas program, nanti sore disusul dengan Pj Kesmas dan Pj klaster IPL, kita panggil semuanya. laporan dari lintas program memang Gakin (Keluarga Miskin) rumah tidak layak ke dua orang tuanya kurang perhatian ke anak-anaknya , " Sampainya, Senin (15/9/2025). 

Bukan hanya itu Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma juga akan mengupayakan klaster Integrasi Layanan Primer itu turun interferensi langsung terkait pemberian obat cacing dan juga dengan pemberian makanan tambahan pada keluarga. 

"Hal itu dilakukan karena ini ada indikasi kakaknya juga berkemungkinan cacingan. kakaknya ini umur empat tahun ini kita upayakan rawat, " Sambungnya. 

Dijelaskan, yang menjadi faktor utama penyebab baliata tersebut cacingan yakni faktor lingkungan, di mana anak tersebut bertempat tinggal di rumah yang tidak layak huni. 

"Penyebab utama ini faktor lingkungan karena rumahnya tidak layak huni lantai rumah masih tanah dan kotor. WC sudah dibuatkan oleh Dinas PU. Kalau bisa ada perhatian dari dinas lain terkait dengan rumahnya, karena sekarang kita ada program bedah rumah," Jelasnya. 

Dikatakan, kasus ini merupakan kasus yang pertama kali terjadi di kabupaten Seluma. Pihak puskesmas untuk mendata hal-hal yang seperti kasus ini, pendataan kembali harusla dilakukan supaya tidak ada lagi kasus serupa kembali terjadi. 

Kasus ini baru yang pertama namun ceritanya ditempat lain juga ada mungkin belum ada laporan ataupun belum terpantau dari pemerintah daerah. Kami juga mengintervensikan kawam-kawan di puskesmas terkhusus pada Integrasi Layanan Primer untuk mendata hal-hal yang seperti ini, " Terangnya. 

Diketahui anak ini baru diketahui cacingan setelah cacing tersebut keluar dari mulut. Menurut Rudi, cacing tersebut sudah memakan makanan tambahan balita yang sebelumnya terus diberikan ke balita. Saat ini anak tersebut sudah mendapatkan penanganan medis dari rumah sakit umum daerah Tais Kabupaten Seluma, dan akan segera dirujuk ke rumah sakit yang berada di Kota Bengkulu. 

"Untuk balita saat ini masih di rumah sakit Tais dan sudah mau di rujuk. Gizi kurang, ini sudah menjadi perhatian khusus bukan hanya untuk bayi nya tetapi untuk keluarganya, " Tutupnya. (Rns)