BENGKULU, eWarta.co -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai agenda lima tahunan yang strategis, Rabu Acara ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum kunci untuk melakukan regenerasi total dan memantapkan kesiapan tempur menjelang kontestasi politik Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden mendatang.

Acara dihadiri langsung oleh perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Syaiful Huda mewakili kepengurusan pusat.
Syaiful Huda menegaskan bahwa Muswil adalah forum evaluasi dan penyegaran organisasi. Menurutnya, pergantian kepengurusan adalah hal yang wajib untuk menjaga vitalitas partai.
“Muswil ini kita laksanakan lima tahun sekali untuk menetapkan kepengurusan baru. Ada yang tetap melanjutkan, ada yang tidak lagi menjabat. Ini adalah proses penyegaran agar organisasi tetap solid dan memiliki energi baru,” ujar Huda.
Muswil kali ini memiliki beban politik yang besar. DPP secara tegas menekankan perlunya PKB memiliki kader yang tangguh, profesional, dan mampu bekerja cepat menjawab kebutuhan rakyat, terutama sebagai fondasi untuk menghadapi agenda politik nasional.
"Muswil adalah respons organisasi untuk memastikan PKB memiliki kader yang siap bekerja, siap turun ke masyarakat, dan mampu berkompetisi di kontestasi politik mendatang," tambahnya, menegaskan bahwa kepemimpinan yang baru harus mampu memenangkan pertarungan di daerah.
Setelah Muswil, konsolidasi akan dilanjutkan dengan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota untuk memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput, memastikan mesin partai benar-benar panas.
Muswil PKB turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian. Dalam sambutannya, Wagub Mian menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran partai politik dalam menjaga sinergi pembangunan daerah.
Ia secara khusus menyoroti bahwa semangat pembangunan Pemprov Bengkulu, yang terkenal dengan jargon “Bantu Rakyat,” sangat selaras dengan visi dan misi PKB.
“Kami ingin menyelaraskan tujuan pembangunan daerah dengan visi partai-partai pendukung, termasuk PKB. Misinya sama, yaitu bantu rakyat. Jika ini berjalan selaras, maka hasilnya akan terasa langsung oleh masyarakat,” tegas Wagub Mian.
Wagub Mian berharap Muswil ke-6 ini dapat menghasilkan kepengurusan yang berintegritas dan mampu menjaga sinergi positif dengan Pemerintah Provinsi untuk kemajuan Bengkulu.
Muswil PKB Bengkulu ini diharapkan menjadi titik tolak kepengurusan yang lebih solid, siap menggerakkan energi baru, dan menargetkan peran yang lebih signifikan dalam peta politik Bengkulu di Pemilu mendatang. (**)









