Seluma, EWartanews - Terkait Tapal Batas (Tabat) Kabupaten Seluma dengan Bengkulu Selatan yang tak kunjung ada pelesaian, PLT Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan sudah 17 kali pertemuan tetapi belum ada kesepakatan.
"Konflik Tapal Batas ini sudah sejak tahun 2004 lalu sampai Tahun 2017 sudah di pertemukan sebanyak 17 kali antara Pemkab Seluma dan Pemkab BS, hanya saja belum ada kesepakatan, "Kata Rohidin Mersyah Kepada wartawan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah menyerahkan permasalahan ini ke Pemerintah pusat, Kedua belah pihak diminta untuk melengkapi data dan sejarah daerahnya masing-masing.
Belum ada kata sepakat soal Tabat hingga kini belum selesai, namun sebaliknya kalau sudah ada kata sepakat kedua belah pihak ini baru selesai, tetapi masih sulit karena masing-masing memiliki data dan sejarahnya sendiri.
"Kita serahkan ke pemerintah pusat. nanti masing-masing silahkan serahkan data sejarah sedetail mungkin.
Tidak ada intervensi dari Propinsi, karena tidak ada titik temu keputusan di serahkan ke pemerintah pusat,"Jelas Rohidin.
Sengketa dan konflik tapal batas antar Dua Kabupaten bertetangga ini Pemprop juga sudah memberikan data lengkap terkait Tabat Seluma- BS ke pusat.
"Sudah 15 tahun lebih konflik Tabat tetapi belum juga ada kesepakatan apa lagi keputusan. Untuk itu kewenangan sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah pusat,"Tutup Rohidin.









