EWartanews - Tak trima lelang paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Rawah Indah - Tematang Kaqas Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma di kalahkan tanpa alasan yang jelas. Wakil Direktur CV. Mahkota Indah (CV. MI) Harjono laporkan Pokja 1 ULP Seluma ke Kejaksaan Negeri Tais.
Harjono menilai, pemenangan CV. Anprawiva global (CV. AG) dengan Penawaran Rp 1. 302. 807. 327, 33 dengan selisih penawaran yang sangat jauh lebih rendah dari CV. MI Rp 1.241. 042.338,14. Hanya saja Pokja 1 ULP Seluma tetap memangkan CV. AG dengan dalih bahwa CV. Mi ada kesalahan pada Tim Shcedule.
"Dari penawaran saja sudah sangat jauh selisih dari kami, yang kami tidak masuk akal lagi masa kami digugurkan karena Tim Schedule.
Diduga ada permainan maka kemaren sudah kami kirimkan surat ke Kejari Seluma untuk mengusut hal ini, "Kata Harjono kepada wartawan.
Paket pekerjaan peningkatan jalan rawah indah - tematang kaqas ini sudah tiga kali dilaksanakan lelang, namun selalu dibatalkan karena CV yang ditunjuk kalah penawaran.
Pada tanggal 14 mei 2018 yang mengajukan penawaran dua perusahaan, yakni CV. Anprawiva global dengan Penawaran Rp 1. 302. 807. 327, 33 sedangkan CV. Sinar Akbar Utama yang jauh lebih rendah dengan Penawaran Rp. 1.177. 972.000. Sehingga lelang dibatalkan tanpa alasan.
Pada tanggal 14 Agustus 2018, jarak antara lelang pertama dengan kedua mencapai 3 bulan, dengan CV Anprawiva global dengan Penawaran Rp 1.303.357.327,33 sedangkan lawannya CV. Makhota Indah dengan Penawaran juga lebih rendah Rp 1.241. 042. 338,14 kembali lelang dibatalkan karena ada kesalahan pada CV. Anprawiva global.
Pada tangggal 27 Agustus, kembali digelar lelang yang diikuti oleh kedua CV tersebut, CV. Anprawiva Global Rp 1. 302. 807. 327, 33 dengan selisih penawaran yang sangat jauh lebih rendah dari CV. MI Rp 1.241. 042.338,14. Namun CV. Mahkota digugurkan karena kesalahan tim skedule.
"Sudah terlihat jelas, dua kali lelang perusahaan tersebut kalah namun lelang dibatalkan, ketiganya kembali kalah tapi perusahaan tersebut dimenangkan. Kami mintak penegak hukum segera mengusut dugaan ada permainan lelang, "Tegas Harjono.









