ewarta.co - Gara-Gara putus cinta remaja yang masih berstatus pelajar ini nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jumat malam sekira pukul 21:00-22:00, (26/10).
Mungkin ini bisa menjadi perhatian dan pembelajaran bagi semua pihak termasuk orang tua dan anak, peran serta irang tua dalam memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak tidak cukup dengan memberikan uang jajan yang cukup tetapi kasih sayang sangat di butuhkan bagi anak-anak terutama bagi orang tua yang sibuk dengan dunia kerjanya.
DA remaja 17 tahun (Pelajar) warga Desa Sendawar Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma berbuat nekat mengkhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain panjang setelah di ketahui oleh orang tuanya (Dendi) sudah tergantung di kamar rumahnya sekitar pukul 22:00 Jumat malam.
Sebelum meninggal korban DA sempat dilarikan ke Pukesmas Pajar Bulan namun Tuhan berkehendak lain dan nyawa DA sudah tidak tertolong lagi. Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika, S. Ik melalui Kasi Humas Iptu Eddy Sunaryo membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya juga telah menerima laporan dari Mapolsek SAM atas kejadian tersebut.
"Iya betul memang ada laporan dari anggota yang melakukan olah TKP bahwa telah terjadi peristiwa gantung diri di Desa Sendawar, dalam tempo sepekan sudah ada dua warga Seluma yang melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Eddy.









