EWartanews - Pengurus Relawan Jokowi (REJO) Tingkat Kabupaten Rejang Lebong resmi terbentuk dan dideklarasikan di Posko REJO, Kelurahan Air Bang, Curup, Selasa (31/7).
Deklarasi yang dihadiri oleh ratusan relawan perwakilan dari 15 kecamatan, disaksikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rejang Lebong, Heri Aprianto, para pengurus dan anggota dewan asal PDI Perjuangan.
“Terbentuknya REJO didasari desakan dari masyarakat yang menginginkan Pak Joko Widodo (Jokowi) terpilih kembali pada Pemilu 2019,” kata Ketua REJO Kabupaten Rejang Lebong,Yudi.
Gaya kepemimpinan Jokowi yang tulus merakyat, namun tegas membuat masyarakat simpatik, serta berharap tidak merubah gaya kepemimpinannya tersebut.
Sementara itu, terkait dengan langkah yang akan mereka lakukan kedepannya, Yudi mengaku sejumlah rencana akan mereka siapkan, namun menurutnya saat ini masih di komunikasikan terkait dengan program-program yang akan mereka lakukan kedepannya.
"Untuk program selanjutnya telah kami siapkan, karena yang terpenting saat ini Rejo sudah terbentuk sehingga kami memiliki naungan," tutur Yudi.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Rejang Lebong, Heri Aprianto mengungkapkan terbentuknya REJO sendiri berawal dari para simpatisan Jokowi yang ingin membentuk relawan atau wadah.
Sehingga dengan keterbatasan yang mereka miliki untuk menemui sejumlah elit politik seperti relawan lainnya, sehingga melakukan koordinasi dengan DPC PDI Perjungan Kabupaten Rejang Lebong.
"Setelah mereka koordinasi, kemudian kita himpun dan akhirnya terbentuk REJO yang kita deklarasikan harin ini," terang Heri.
Heri berharap dengan dibentuknya relawan ini, maka bisa menghimpun suara-suara untuk mendukung Jokowi. Heri juga mengaku telah mengingatkan REJO untuk melakukan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat tanpa harus membuat program-program tandingan untuk melawan lawan politik.
“Akan disarankan untuk berkoordinasi dengan relawan lainnya seperti Projo, Bara Jokowi dan lainnya, sehingga perjuangan akan lebih maksimal,” tutupnya.









