BENGKULU,eWARTA.co -- Walikota Bengkulu Helmi Hasan akan cuti hingga 71 hari ke depan. Cuti ini diambil pasca dirinya ditetapkan KPU Provinsi Bengkulu sebagai salah satu calon yang mengikuti Pemilihan Gubernur tahun 2020.
Saat perpisahan Helmi Hasan mengucapkan permohohonan maafnya kepada warga Kota Bengkulu atas segala amanah yang mungkin dalam dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Dedy Wahyudi belum bisa menjadi pemimpin yang diharapkan.
“Warga Kota Bengkulu, saya minta maaf sebelumnya belum bisa menjadi yang terbaik. Dengan pengalaman yang minim, umur yang masih muda, mungkin banyak kesalahan yang kami perbuat. Untuk itu, saya minta maaf apabila ada tugas dan permasalah yang belum saya selesaikan,” pungkas Helmi dalam video conference (Vidcon) bersama seluruh OPD, Jumat (25/9/2020).
Usai Vidcon, Helmi Hasan meninggalkan dan mengembalikan semua fasilitas negaranya. Hal ini ditandai dengan menyerahkan kunci mobil dinas BD 1 A ke Wakil Walikota Dedy Wahyudi. Tanpa pengawalan Patwal dan Keprotokolan, Helmi Hasan dan istri menaiki mobil pribadi plat hitam menuju rumah pribadinya di Sidomulyo.
Wakil Walikota, Dedy Wahyudi yang diwawancarai di Balai Kota mengungkapkan kebanggaan terhadap jiwa kepemimpinan Walikota Helmi Hasan.
“Ini merupakan contoh yang baik, sebagai pemimpin yang akan mengikuti Pemilihan Gubernur tahun 2020 tidak menggunakan fasilitas negara. Bahkan Helmi Hasan satu hari lebih awal meninggalkan jabatannya sebelum cuti mengikuti tahapan Pemilihan Gubernur,” ujar Dedy Wahyudi. (MC)









