Ribuan Rumah Warga Kota Bengkulu Terendam, Belum Ada Respon Dari Pemkot Maupun Pemprov

Rumah warga terendam banjir
Tags

 

Bengkulu, ewarta.co - Curah hujan yang terus mengguyur wilayah Bengkulu baik di Kabupaten maupun di Kota Bengkulu mengakibatkan ribuan rumah warga di beberapa Kelurahan Kota Bengkulu Terendam banjir.

Dari pantauan ewarta.co banjir mulai naik sejak Rabu malam kemaren bahkan hingga Kamis sore, air bukannya surut tetapi justru kian bertambah naik dari semula setinggi lutut orang dewasa kini sudah setinggi dada orang dewasa.

Beberapa Kelurahan di Kota Bengkulu yang masih terendam banjir yakni Kelurahan Sukamerindu, Sawah Lebar Baru, Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Pinang Mas, Gunung Bungkuk, Kopri, Rawa Makmur terparah Kelurahan Suka Merindu air kian naik dan belum ada tanda-tanda air akan surut meskipun beberapa Kelurahan lainnya sudah mulai surut.

Aminnudin warga Sukamerindu mengatakan hingga saat ini belum ada respon apalagi bantuan baik dari Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu, baru dari BPBD dan Basarnas dengan menyediakan perahu karet dan membantu mengevakuasi warga.

"Iya pak kami masih khawatir air akan naik lagi, pasalnya cuaca masih belum bersahabat dan hujan bisa saja turun lagi kapan waktu, terang Aminnudin yang akrab di panggil Ameng ini.

Saat ini kami khususnya warga Sukamerindu, bukan hanya kesulitan makanan dan air bersih karena selain tidak bisa memasak, rumah, tempat tidur, dapur, perabotan dan sumur kami masih tergenang air, tidur pun kami di luar mencari tempat yang lebih tinggi.

Karena kami sudah tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barang kami, baru sekitar tengah malam tadi kami bisa naikkan barang yang masih bisa di selamatkan.

"Kami warga sangat berharap kepada Pemerintah Daerah terutama Kota Bengkulu, tolong pedulikan kami dan carikan solusi agar setiap kali hujan rumah kami tidak lagi terendam, karena kali ini bukan hanya perabotan, kasur termasuk barang elektronik milik warga banyak yang terendam air," ujar salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya.