Satu Tahun Kepemimpinan Prof Indra Cahyadinata, Unib Perkuat Komitmen Kampus Berdampak

 

BENGKULU, ewarta.co – Universitas Bengkulu (Unib) memperingati satu tahun masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. melalui acara Coffee Morning bersama mitra media di taman Fakultas Pertanian, Selasa (6/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rektor memaparkan capaian di berbagai bidang sekaligus merajut masukan demi kemajuan kampus.

Ew

​Arah kepemimpinan yang diusung sejak awal difokuskan pada gagasan Unib Berdampak—meliputi pendidikan yang membuka akses, riset yang menjawab persoalan masyarakat, kerja sama yang berdaya guna, hingga tata kelola kampus yang transparan.

​"Keberhasilan semua ini kita ukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat Bengkulu dan Indonesia atas kehadiran Unib," ujar Prof. Indra.

​Selama setahun terakhir, Unib mencatatkan peningkatan kinerja di sejumlah sektor utama:

​* Pemeringkatan Internasional: Posisi Unib dalam SCImago Institutions Rankings (SIR) melesat ke peringkat 46 pada 2026, membaik dibanding peringkat 66 (2025) dan peringkat 51 (2024).

​* Akreditasi: Jumlah program studi (prodi) berakreditasi Unggul atau A meningkat menjadi 39 dari total 87 prodi (sekitar 45 persen).

​* Prodi Baru & Restrukturisasi: Empat prodi baru dibuka, yakni S1 Teknik Industri, S2 Teknik Sipil, S2 Teknik Mesin, dan S1 Penyuluhan Pertanian. Selain itu, prodi Kebidanan dan Keperawatan kini dialihkan ke Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) agar lebih terarah.

​* Internasionalisasi: Sejak wisuda ke-113, Unib menerbitkan ijazah dan transkrip dwibahasa (bilingual). Unib juga mulai menerima mahasiswa internasional, yaitu 16 orang pada gelombang pertama dan 9 orang pada gelombang kedua.

​* Peningkatan Animo: Peminat Unib jalur penerimaan 2026 mencapai 42.854 orang (naik dari 40.950 pada 2025), dengan 5.900 peserta diterima (tingkat keketatan 13,77 persen).

​Pada tahun akademik 2026/2027, realisasi penerima KIP Kuliah jalur SNBP dan SNBT telah mencapai 691 mahasiswa. Unib juga meluncurkan program KIP-PA (Partner Academic), yaitu sistem pendampingan akademik antarmahasiswa penerima KIP untuk menjaga prestasi belajar.

​Di bidang riset, sepanjang Januari–September 2026, Unib membukukan 178 publikasi terindeks Scopus dan 553 publikasi pada jurnal SINTA. Guna mendukung fasilitas praktikum dan penelitian, Unib saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Laboratorium FMIPA.

​Unib mencatat 26 nota kesepahaman (MoU) baru dengan berbagai instansi dalam dan luar negeri, serta memperluas jaringan alumni hingga tingkat fakultas. Kampus juga menerima hibah lahan dan bangunan eks Transito senilai Rp2,79 miliar dari Pemprov Bengkulu yang akan difungsikan untuk perluasan layanan akademik.

Ew

​Dari sisi tata kelola, laporan keuangan BLU Unib 2025 kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Unib mengantongi nilai 84,6 (Predikat A).

​Rangkaian prestasi lain yang diraih pada 2026 di antaranya:

​* PNBP BLU Terbaik dari KPKNL Bengkulu atas pengelolaan BMN 2025.

​* Pojok Statistik Terbaik I Nasional dari BPS RI.

​* Medali Perunggu kategori Kebijakan (Policy) pada UB Halal Metric Award 2026.

​Menutup keterangannya, Prof. Indra menegaskan bahwa media adalah mitra strategis untuk mengawal perjalanan kampus. "Melalui masukan dan kritik konstruktif dari media, kami dapat benahi hal-hal yang masih kurang. Seluruh capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan pendahulu kita," pungkasnya. (An)