Sekda Sebut Kemiskinan Bengkulu Meningkat karena Covid-19

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri
Create: Fri, 16/07/2021 - 14:45
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, merilis peningkatan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu naik 15,22 persen atau sebanyak 3.421 orang dari tahun lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri menanggapi jika kenaikan tersebut adalah wajar terjadi. 

Hamka mengatakan pandemi COVID-19 memaksa semua sektor terpuruk dan menyebabkan angka kemiskinan meningkat.

Oleh karenanya fokus pemerintah provinsi dalam program percepatan pengentasan kemiskinan juga terdampak lantaran fokus terbagi untuk menangani COVID.

"Pandemi memaksa semua pihak fokus pada sektor kesehatan, sehingga sektor lainnya mengalami gangguan terutama perekonomian. Jadi wajar saja jika angka kemiskinan di Bengkulu mengalami kenaikan tahun ini," kata Hamka, Jumat (16/7/21).

Sekda menyebutkan, dalam hal mengatasi permasalahan ini yang harus diutamakan yaitu penanganan pandemi COVID. Jika pandemi bisa diatasi makan angka kemiskinan juga akan menurun.

"Kami mengikuti pemerintah pusat menerapkan sistem gas dan rem dalam menangani permasalahan COVID. Saat ini kondisinya sedang meningkat sehingga semua kegiatan terutama perekonomian mengalami penghentian sementara," kata dia.

Dirinya Berharap agar pandemi COVID segera berakhir, sehingga aktivitas ekonomi bisa berjalan dengan normal. 

"Jika perekonomian bisa berjalan normal, tentu saja sektor pendukung lainnya ikut membaik dan angka kemiskinan akan turun," pungkasnya.

Dalam kondisi ini, Provinsi Bengkulu menempati urutan 2 di Pulau Sumatera di bawah Provinsi Aceh sebesar 15,33 persen. (Bisri)