BENGKULU,eWARTA.co -- Sekolah Kejuruan Menengah Negeri 1 (SMKN) Kota Bengkulu menjajaki kerjasama pengembangan pemasaran berbasis teknologi digital bersama Perusahaan Ritel Moderen PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), PT Samsung Electronics Indonesia (Samsung), perusahaan selular PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) hingga PT Pos Indonesia.
Kepala SMKN 1 Dra Hj Evriza, M.Pd mengatakan kerjasama tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung pengembangan pendidikan vokasi siswa yang saat ini dituntut untuk bersaing dalam dunia digital.
"Mewujudkan lulusan yang unggul dan berkarakter dalam bekerja maupun melanjutkan atau berwirausaha berskala global, kami terus berinovasi menyediakan sarana prasarana untuk siswa berkreatifitas sesuai bidangnya. Untuk itu kami lebih menonjolkan pengembangan potensi diri dari pada teori," kata Evriza, Kamis (10/2/22) di Bengkulu.
Evriza mengatakan inovasi pendidikan serta kewirausahaan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Untuk itu pihaknya terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak penyedia industri skala nasional dan internasional.
Adapun salah satu yang telah terjalin saat ini, lanjutnya adalah kelas industri Samsung dan TV chanel Sekolah serta kerjasama penjualan dengan ritel Alfamart.
"Kerjasama dengan Samsung melalui Program Samsung Tech Insitute memberikan pelatihan dasar elektronika, yang bertujuan untuk memperkaya kurikulum di SMK demi menciptakan lulusan yang semakin berkualitas yang dapat diserap langsung oleh industri," kata dia.
Melalui kerjasama ini Samsung turut berupaya meningkatkan kualitas para lulusan SMK sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja.
"Mereka (Samsung) menyediakan kelas industri berupa kurikulum pelatihan perbaikan telepon selular, maintenance, service dan market place. Keterampilan dasarnya ditetapkan oleh Samsung Service Center," kata Evriza.
"Untuk TV chanel sekolah, pembinaannya dari berbagai pihak agar mendorong siswa menguasai dasar-dasar penyiaran. Saat ini sudah berjalan seperti Chanel Youtube dan podcasting," lanjut kepala sekolah dua periode ini.
Sementara dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melangsungkan kerjasama dengan industri telekomunikasi dan satu badan usaha milik negara.
"Nanti siswa bisa langsung melakukan pendidikan dalam manajemen kantor di Telkomsel, juga pengelolaan paket dan pengiriman barang di PT Pos Indonesia. Saat ini kerjasama dengan keduanya tengah kami jajaki," ungkap Evriza.
Evriza mengungkap SMKN 1 Kota Bengkulu yang memiliki sebanyak 1.463 siswa adalah satu-satunya sekolah dengan konsep pengembangan diri basis dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja atau DUDIKA bersama 50 sekolah kejuruan lainnya se-Indonesia. (Bisri)









