Bengkulu, eWARTA.co -- Sebanyak 30 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Bengkulu mengikuti Wisuda Khatam Iqro 6, di Masjid Khalifah, Jumat (17/6/2022).
Acara dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, dihadiri Pengawas Pembina SMP, Kemenag Kota Bengkulu, KUA Ratu Samban, Babinsa, Tokoh Agama, Komite dan beberapa undangan lain.
Kepala SMP 2 Kota Bengkulu, Mala Hartati M.Pd mengatakan acara ini menjadi salah satu program prioritas SMP 2, pendukung gerakan mengatasi generasi muda dari buta baca tulis Al-Qur'an.
Mala mengatakan program pendidikan agama ini telah terlaksana sejak beberapa tahun lalu dan digelar secara gratis yang dapat diikuti oleh masyarakat umum.
Mala mengungkap dengan adanya pendidikan agama ini pihaknya bertekad mencetak Hafizh-Hafizah.
"Setelah anak khatam, maka anak akan menyematkan mahkota di orang tua. Menjadi ladang ibadah," kata Mala.

Komitmen ini ditandai dengan berkurangnya siswa yang tak bisa membaca Qur'an dari mulainya sebanyak 150 orang, berkurang menjadi 100-an siswa saja.
"Dengan program ini, saat ini anak yang buta baca Al-Qur'an telah berkurang banyak," ujarnya.
Setelah selesai khatam, siswa diminta terus belajar dan menghafal Al-Qur'an, serta belajar memahami isi kandungannya, supaya apa yang dipelajari sebelumnya terus teringat, dan menjadi modal untuk di akhirat nanti.
"Beri kesempatan ank untuk belajar. Dukung tumbuh kembangnya agar anak memiliki bekal hidup di tengah masyarakat dan akhirat," kata dia.
Orang tua siswa juga diharapkan terus memotivasi dan mengontrol anaknya, untuk belajar Al-Qur'an dan kegiatan keagamaan lainnya, karena dengan tantangan zaman yang hebat saat ini menjadi pengaruh besar bagi generasi.









