BENGKULU,eWARTA.co -- Wacana sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) bagi sekolah menengah atas (SMA) sederajat yang mulai digratiskan tahun depan mendapat keberatan dari Forum Komite Sekolah Bengkulu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, meski wacana SPP digratiskan, peran komite sekolah tetap ada dan penting untuk memberikan kontribusi bagi sekolah.
“Peran komite sekolah tetap ada sebab peningkatan mutu sekolah perlu didukung oleh pihak komite, dana dari orangtua siswa yang difasilitasi hasil rapat sekolah, komite dan orangtua,” kata Eri, Senin (13/9/21).
Eri mengatakan program SPP Gratis ini tidak serta merta mencakup keseluruhan melainkan pada kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat.
"Jika ada yang bisa digratiskan, ya digratiskan. Yang tidak bisa seperti, uang pakaian, praktik, uji kompetensi bagi siswa sekolah kejuruan dan sebagainya, nah itu kan perlu adanya bantuan dana dari orangtua, melalui hasil kesepakatan bersama," kata Eri.
Pihaknya juga menilai kehadiran komite sekolah bijak dengan menetapkan hasil keputusan bersama orang tua siswa.
"Ada yang siswa tidak membayar sepeserpun karena benar-benar tidak mampu, ada yang setengah, ada yang menyeluruh. Itukan sudah ada kesepakatan pada rapat komite," kata dia.
"Artinya apabila tunggakan siswa selama tiga tahun bersekolah masih ada, sehingga harus menyelesaikan administrasi tersebut,” pungkas Eri. (Bisri)









