BENGKULU,eWARTA.co -- Yuniarita dan suaminya Harmaizi (40) mendapat bantuan dari program bedah rumah Polda Bengkulu. Bantuan rumah yang berada di di Jalan Bali, RT 5 RW 2 Kelurahan kampung Bali ini bertepatan dengan moment peringatan Detasemen Two Thousand (DTT) dan SMDE.
Sebelumnya, Yuniarta dan suaminya yang sedang sakit paru-paru, tinggal di sebuah rumah berukuran 3x3 meter. Sejak suaminya sakit 10 bulan yang lalu, ia bekerja sebagai tukang ojek di pasar dari pukul 01.00 sampai pukul 06.00 WIB. Pagi harinya ia bekerja lagi sebagai tukang cuci baju.
Plt Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi dalam kata sambutannya mengatakan bahwa ia atas nama Pemkot Bengkulu sangat terima kasih dan support atas program bedah rumah dari Polda Bengkulu yang bersinergi dengan Pemkot Bengkulu melalui BazNas Kota Bengkulu.
“Saya atas nama Pemkot Bengkulu merasa bangga dan bahagia. Membangun kota ini perlu kerjasama dan sinergitas dengan pihak lain. Kita bersyukur dalam hal ini Polres Bengkulu tidak hanya menangani kamtibmas tapi mensupport pemkot untuk mensejahterakan masyarakat,” ujar Dedy, Senin (12/10/2020).
Ia mengatakan, program bedah rumah ini dalam rangka untuk membahagiakan masyarakat sesuai dengan visi misi Helmi dan Wawali mewujudkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.
Ia juga support dengan anggota Polda Bengkulu dan Polres Bengkulu yang tergabung dalam DTT dan SMDE. “Kalau boleh saya titip, mereka (DTT) layak diberikan reward,” ujar Dedy kepada Kapolres Bengkulu.
Bedah rumah ini Polda Bengkulu melalui panitia yang tergabung dalam DTT dan SMDE bekerjasama dengan BazNas Kota Bengkulu dibantu oleh para donatur lain. (MC)









