BENGKULU,eWARTA.co -- Layanan publik di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bengkulu dikeluhkan nasabah. Hal itu semenjak BRI fokus menyalurkan bantuan UMKM maka nasabah BRI menjadi terabaikan.
Salah seorang nasabah BRI, Supratman Senin (9/8/21) mengaku kesal akibat sekedar untuk melakukan aktifasi BRIMo di mobile phone miliknya sejak hari Kamis 5 Agustus 2021 Minggu lalu hingga hari ini masih tidak juga terlayani.
"Di Bank BRI Cabang Panorama atau Kanca Raflesia Kota Bengkulu, sekedar melakukan registrasi aktifasi aplikasi BRIMo tapi tidak dilayani," kata Supratman.
Supratman mengatakan saat dirinya berada di Bank, sudah sangat banyak kerumunan masyarakat yang katanya akan mencairkan UMKM.
"Saat saya mau antri, antriannya sudah sangat panjang bahkan bisa sampai siang. Saya sudah coba konfirmasi dengan petugas CSnya tadi. Tapi ternyata meskipun saya sudah sejak Kamis mau mengaktifkan BRIMo tetap tidak juga terlayani. Akhirnya saya pergi karena masih ada pekerjaan lain yang harus saya selesaikan," kesal Supratman.
Sebelumnya diceritakan oleh Supratman yang juga Plt Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu ini, pada hari Kamis lalu dia sudah datang ke BRI Cabang KCP Raflesia, dimana awalnya kartu ATM BRI nya saat itu terblokir. Setelah berhasil dibuka dan aktif kembali, Supratman sekaligus ingin mengaktifkan layanan internet Banking dengan aplikasi BRIMo.
"Karena antrian sangat panjang orang mau pencairan UMKM, saya akhirnya menjadwalkan keesokan harinya yaitu Jumat untuk lanjut aktifasi," kata Supratman
"Sebab untuk ulang kembali aktifasi BRIMo harus menunggu 3 jam setelah gagal yang pertama. Hari Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB saya datang lagi ke KCP BRI tapi antrian sudah kembali mengular. Lalu saya coba keliling mencari gerai BRI lainnya. Saya lihat di BRI Lingkar Timur, sama antriannya panjang," tambahnya.
Kemudian ke cabang lain, ternyata sama, juga antriannya panjang untuk pencairan UMKM. Lalu saya ke BRI Suprapto, di sana lumayan tidak terlalu panjang. Saya ke BRI Pintu Batu sama juga antriannya panjang. Dan pagi ini Senin saya ke BRI ternyata kembali sudah panjang antriannya," kesalnya.
Semestinya lanjut Supratman BRI bisa memprioritaskan nasabah dibanding sekedar pencairan UMKM.
"Kita ini kan nasabah BRI sejak lama. Semestinya di prioritaskan atau minimal dipisahkan petugas CS nya untuk UMKM dan nasabah BRI pada umumnya," sesal Supratman. (Bisri)









