PAGAR ALAM, eWarta.co – Pemerintah Kota Pagar Alam secara resmi memulai tahapan perencanaan pembangunan untuk periode mendatang. Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, membuka langsung kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Acara ini berlangsung di Gedung Serbaguna SD Negeri 74, Kota Pagar Alam, pada Selasa pagi (07/04/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Hj. Bertha, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat, dan Lurah di lingkungan Pemkot Pagar Alam. Hadir pula Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW, tokoh masyarakat, Ketua PWI, akademisi, pelaku usaha, serta Forum Anak Kota Pagar Alam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen krusial untuk menyelaraskan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah, dengan mengakomodasi aspirasi masyarakat yang dihimpun mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.
"Musrenbang ini adalah momentum kita untuk mempertajam sasaran pembangunan di tahun 2027. Kita harus fokus pada program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan dan penguatan infrastruktur dasar," ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Ludi memaparkan bahwa tantangan masa depan membutuhkan kolaborasi solid antar lini, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia menginstruksikan seluruh OPD agar tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik, tetapi juga memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan sektor pariwisata yang merupakan ikon Kota Pagar Alam.
"Saya ingin setiap rupiah anggaran yang dicanangkan untuk tahun 2027 benar-benar menjawab persoalan di lapangan. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci utamanya," tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang RKPD Tahun 2027 oleh perwakilan pemangku kepentingan sebagai simbol komitmen bersama. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, BPS Kota Pagar Alam, dan Kementerian Dalam Negeri yang diikuti secara virtual.









