5 Bulan Tak Gajian, Ribuan Perangkat Desa se- Kabupaten Seluma Siap Demo Besar

Create: Mon, 02/06/2025 - 14:10
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Sudah 5 bulan belum menerima gaji, Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI),Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) , dan Persatuan Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Seluma dijadwalkan selasa besok (2/6/2025) akan melaksanakan aksi damai. 

Ketua Apdesi Kabupaten Seluma Alta Harmiyanto mengatakan, tuntutan pemerintah Desa yakni ADD Segera untuk di cairkan ADD, hal ini bukan tanpa alasan, terhitung mulai Januari hingga Mei 2025 Kepala Desa dan perangkat Desa, serta Badan Pemasyarakatan Desa (BPD) belum menerima gaji. 

"Tidak banyak tuntukan kami selaku kepala Desa Itu, yang pertama berdasarkan perbub no 8 tahun 2025 bawa gaji kepala Desa itu dibayar setiap bulannya, dan sekarang kenapa pemda menyurati kepala Desa dan akan di bayar dibulan april, " Sampainya, Senin (2/6/2025). 

Turut disampaikan, Bukan hanya penghasilan Tetap (Siltap) pemerintah Desa, namun gaji kader posyandu, gaji pengurus masjid dan gaji yang lainnya juga ikut terhambat.

"Disamping kepala Desa itu ada turunannya, ada pengurus Masjid, ada linmas, pengurus adat, dan lainnya,kalau kami gajian dan mereka tidak otomatis ini akan menjadi bumerang di Desa, jadi kami mintak dalam tuntutan besok itu semunya harus di salurkan, bukan hanya siltap kepala Desa, perangkat Desa dan BPD saja, " Sambungnya. 

Turut dikatakan, dari 180 Desa yang ada di Kabupaten Seluma, saat ini sudah ada 141 desa yang sudah mengajukan pencairan ADD dan 6 Desa diantaranya sudah cair. 

"Saat ini ada 141 Desa yang sudah mengajukan dan 6 Desa yang sudah pencairan," Tutupnya. 

Terpisah, Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan, Pemerintah Desa diminta sedikit bersabar, keterlambatan pemerintah Daerah dalam merealisasikan ADD yakni adanya hambatan dalam pengajuan. Saat ini sudah ada 6 Desa yang sudah cair ADD, dan 70 Desa yang sudah mengajukan di jadwalkan hari ini (2/6) di realisikan dan akan masuk ke masing-masing rekening Desa. 

"Berkenaan dengan ADD dari desa itu pengajuan ada mengalami hambatan, jadi pencairan juga ada hambatan, ketika anggaran sudah masuk maka itu akan kita bayarkan. Kemarin itu ada enam Desa yang sudah kita bayarkan dan hari ini InsyaAllah tujuh puluh Desa akan kita bayarkan dan ini bertahap,"Jelasnya. (Rns)