BENGKULU,eWARTA.co -- Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu, Ady Wijaya menyebutkan, pada awal tahun ini pihaknya menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 646 sekolah di Provinsi Bengkulu senilai Rp 28,8 miliar lebih.
"Dana tersebut sudah langsung ditransfer melalui rekening sekolah masing-masing. Tahun ini penyalurannya melalui kami sebagai pengawas dan kontrol dana," kata Edy, Sabtu (26/2/22).
Edy memaparkan data tersebut disalurkan ke lembaga sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan sekolah luar biasa di Bengkulu.
Adapun rinciannya, lanjut Edy di Kota Bengkulu sebanyak 149 sekolah, Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 115 sekolah, Bengkulu Utara sebanyak 169 sekolah dan Provinsi Bengkulu sebanyak 186 sekolah.
Edy menyebut ada perbedaan penyaluran dana BOS dari tahun sebelumnya, yang mana saat ini lebih mudah dibagi melalui setiap KPPN daerah.
“Tahun ini lebih mudah, karena dari pemerintah pusat memberikan sekolah untuk kebutuhan mereka masing masing, namun harus mengikuti aturan yang ada. Jadi Sekolah yang tahu penggunaannya, termasuk untuk COVID-19,” tambahnya.
Ady meminta agar sekolah yang sudah menerima Dana BOS ini segera direalisasikan atau dapat digunakan secara tepat sesuai kebutuhan masing masing, agar terhindar dari penyalahgunaan.
“Kami harap dana BOS ini dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Termasuk juga fasilitas yang ada, maka digunakan sesuai aturan karena sudah ada aturannya. Jangan digunakan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya. (Bisri)









