Anggota DPRD Edi Hariyanto 'Gebrak' Pelayanan BPJS, Administrasi Tak Boleh Hambat Nyawa Warga

Create: Sat, 06/12/2025 - 17:46
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co -- Pelayanan kesehatan publik di Kota Bengkulu mendapat sorotan tajam. Dalam Reses Masa Sidang ke III (6–8 Desember 2025), Anggota DPRD Dapil III (Selebar-Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., MM, mengecam keras praktik yang menjadikan administrasi BPJS sebagai penghalang bagi keselamatan pasien.

Foto: ewarta.co

Politisi ini secara vokal menegaskan bahwa urusan tagihan atau status kepesertaan yang menunggak tidak boleh mengorbankan nyawa warga.

“Administrasi itu urusan belakangan. Yang utama adalah keselamatan dan penanganan pasien. Masyarakat harus tetap dilayani terlebih dahulu!” kata Edi Hariyanto, memberikan penekanan yang kuat terkait prioritas pelayanan BPJS di daerahnya.

Kritik ini muncul setelah ditemukan kasus di mana warga mengalami kendala pelayanan hanya karena status BPJS Mandiri mereka menunggak. Edi menyoroti ironi ini, mengingat Pemerintah Kota Bengkulu memiliki program BPJS Gratis yang seharusnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kurang mampu.

Kehadiran perwakilan BPJS Kesehatan, Riko, dan OPD terkait lainnya seperti Dinas PUPR dan Dishub di lokasi reses menjadi sinyal bahwa DPRD siap menekan eksekutif untuk menyelesaikan persoalan krusial ini. Kehadiran mereka dimaksudkan untuk mempercepat tindak lanjut dan akuntabilitas.

Jalan Arung Jajar Jadi "Arena Berbahaya": Rawan Kecelakaan Dipicu U-Turn Jauh

Selain isu BPJS, keselamatan jalan juga menjadi fokus utama yang diangkat Edi Hariyanto. Ia menyoroti kondisi di Jalan Arung Jajar yang disebutnya rawan kecelakaan karena jarak putar balik (U-turn) yang terlalu jauh.

Situasi ini, menurutnya, memaksa masyarakat untuk mengambil jalan pintas berbahaya, yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kondisi ini harus segera dicarikan solusi melalui koordinasi dengan instansi terkait. Keselamatan pengguna jalan juga menjadi prioritas. Kami tidak mau ada korban lagi akibat desain jalan yang tidak ramah,” tegasnya.

Menutup rangkaian kegiatan serap aspirasi ini, Edi Hariyanto berjanji bahwa seluruh keluhan dan tuntutan warga, dari masalah kesehatan hingga ancaman keselamatan di jalan raya, akan dikawal dan diperjuangkan mati-matian di DPRD Kota Bengkulu demi realisasi yang konkret dan cepat oleh OPD terkait. (**)