BENGKULU – Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menggelar ARFF Challenge 2026, Senin (17/8/2026), untuk menguji kemampuan dan kesiapan personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama tim dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan penerbangan.
Challenge digelar di area belakang Gedung A Bandara Fatmawati Soekarno dan diikuti personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dari setiap regu atau satuan jaga. Kegiatan tersebut turut dihadiri General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Trisna Wijaya, jajaran Department Head, GM IASS BKS, perwakilan maskapai, ground handling, serta karyawan bandara.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Trisna Wijaya mengatakan, kesiapan personel PKP-PK harus dijaga melalui latihan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin. Menurutnya, personel tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu bekerja cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi keadaan darurat.
“ARFF Challenge ini menjadi salah satu cara untuk melihat kemampuan personel sekaligus meningkatkan kesiapan mereka di lapangan. Yang paling penting adalah bagaimana setiap personel mampu menjalankan tugas sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan,” kata Trisna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana Dhani Amsalmi selaku ARFF Chief Assistant dan Airport Security, Rescue & Fire Fighting Department Head Niswardi. Sebelum challenge dimulai, masing-masing tim juga menampilkan yel-yel untuk membangun semangat dan kekompakan peserta.
Penilaian dilakukan berdasarkan kerapian, kedisiplinan, ketepatan pelaksanaan, kecepatan, komunikasi, kerja sama tim, serta keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur. Dari seluruh rangkaian perlombaan, Tim JKM keluar sebagai juara pertama, disusul Tim Kadal Ganteng, Tim Aing Macan, dan Tim Pilot Darat.
Trisna menegaskan, ARFF Challenge tidak hanya mengejar hasil perlombaan, tetapi menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan membuat personel PKP-PK semakin sigap, profesional, dan siap menjalankan tugas dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, ujar Trisna.










