BI Bengkulu Ingatkan Warga Waspadai Modus Tempel QRIS

Create: Tue, 18/08/2026 - 09:41
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti saat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Imbauan tersebut disampaikan menyusul semakin luasnya penggunaan transaksi digital yang juga diikuti munculnya berbagai modus penipuan, salah satunya “tempel QRIS”.

Deputi Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, mengatakan QRIS selama tujuh tahun terakhir telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan transaksi. Kemudahan pembayaran digital membuat masyarakat semakin terbiasa bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai.

“QRIS saat ini sudah mengakar, jadi mengubah kultur dan lifestyle masyarakat di Indonesia. Orang sudah jarang mungkin memegang uang cash, jadi ini lebih mudah,” kata Irfan saat Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Bencoolen Mall (BIM), Bengkulu, Kamis (13/8/2026).

Seiring meningkatnya penggunaan QRIS, Irfan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sebelum menyelesaikan pembayaran. Konsumen diminta memeriksa nama merchant yang muncul pada aplikasi untuk memastikan pembayaran dikirim kepada penerima yang benar.

“Ketika melakukan pembayaran, tolong dicek dulu. Konfirmasi kepada penjualnya apakah benar nama penjualnya ini,” ujar Irfan.

Menurutnya, pengecekan nama merchant menjadi langkah penting untuk mencegah pembayaran masuk ke pihak yang tidak semestinya. Konsumen juga perlu memastikan nominal transaksi sudah sesuai sebelum melakukan konfirmasi.

BI Bengkulu turut mengingatkan pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan bukti pembayaran berupa tangkapan layar. Merchant perlu memastikan dana benar-benar masuk melalui notifikasi transaksi atau mengeceknya langsung pada sistem pembayaran yang digunakan.

“Dari sisi penjual juga perlu mengonfirmasi apakah angka atau uangnya sudah benar-benar masuk. Kadang mereka juga ada yang tertipu pakai screenshot palsu dan lain sebagainya,” tutur Irfan.

Irfan mengatakan perlindungan konsumen menjadi semakin penting seiring pesatnya perkembangan transaksi digital. Selain memperluas penggunaan QRIS, BI kini mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keamanan dalam bertransaksi.

“Kita perlu mendorong perlindungan konsumen agar masyarakat lebih aware. Lebih sadar dan tidak merugikan bagi masyarakat,” katanya.

BI juga mendorong perbankan dan penyedia layanan pembayaran menghadirkan fitur notifikasi transaksi yang memudahkan merchant dan konsumen memastikan pembayaran telah berhasil. Sistem tersebut dinilai dapat membantu mengurangi risiko kesalahan transaksi maupun penipuan.

BI Bengkulu mengimbau masyarakat tidak terburu-buru saat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Pastikan nama merchant sesuai, nominal transaksi benar, dan pembayaran telah terkonfirmasi sebelum meninggalkan lokasi transaksi.