BMKG: Dampak Siklonik Sebabkan Hujan Intensitas Tinggi di Bengkulu

Create: Mon, 07/02/2022 - 12:28
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu memonitoring adanya pola siklonik yang terjadi di Samudera Hindia Barat berdampak cuaca buruk yang terjadi di sebagian besar wilayah di Provinsi Bengkulu hingga Rabu (9/2/22) mendatang.

Prakirawan BMKG Bengkulu, Haris Sahid Hakim menyampaikan adanya pola siklonik dan gangguan gelombang kelvin juga tipe low frekuensi di wilayah Sumatera hingga Sumatera bagian Selatan. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya pertemuan angin daerah konvergen di sepanjang wilayah Bengkulu dari utara hingga selatan. 

"Ada perlambatan kecepatan angin yang menyebabkan terbentuknya awan hujan sangat besar di wilayah Bengkulu dan masih berpotensi hingga beberapa hari ke depan," kata Haris, Senin (7/2/22). 

Selain disebabkan oleh adanya aktivitas siklonik di Samudera Hindia Barat, lanjut Haris, cuaca buruk di Bengkulu juga disebabkan karena adanya tekanan rendah di Perairan Selatan Bengkulu dan labilitas yang cukup kuat. Tak hanya itu kelembaban udara yang basah dari lapisan bawah hingga atas di atmosfer Bengkulu juga terjadi bersamaan.   

"Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat Provinsi Bengkulu untuk waspada terkait potensi bencana hidrometorologi seperti banjir dan tanah longsor," kata Haris. 

Adapun wilayah yang berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan petir dan angin kencang berdurasi singkat meliputi Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara.

Lalu Kabupaten Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.