BNNP Bengkulu Kampanyekan Stop Narkoba

Gubernur Bengkulu (Dr. H. Rohidin Mersyah)
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Kampanye Anti Narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu serukan stop penyalahgunaan narkoba, Rabu (31/07).

Dalam rangka serukan stop penyalahgunaan narkotika, BNNP Bengkulu gelar kegiatan Diseminasi Informasi Kampanye Stop Narkoba.

Kepala BNNP Bengkulu, Brigjen Pol Agus Riansyah menyebutkan bahwasanya kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat terutama milenial akan bahaya dan dampak buruk dari narkotika.

"Tahun 2020 sampai 2035, milenial akan lebih banyak, saat inilah kita sudah mulai mengalah, di Provinsi Bengkulu jangan lagi sampai ada yang terpapar (narkotika-red)," ucap Kepala BNNP.

Menurut data internasional yang disampaikan Kepala BNNP Bengkulu, sudah ada 839 jenis narkotika yang beredar di dunia. Tentu saja, fenomena ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung program kerja BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

"Sebagai wujud keprihatinan dari fenomena kejahatan narkotika yang semakin meluas dan masif, 26 juli lalu seluruh dunia memperingati hari anti narkotika internasional atau HANI, sebagai pernyataan sikap dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta peringkusan narkotika," tambahnya.

Oleh karena itu, Brigjen Pol Agus juga meminta kepada seluruh masyarakat terkhusus di Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama mencegah ancaman bahaya narkotika demi menciptakan milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas.

Pada kegiatan ini Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program kerja BNNP dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Rohidin meminta kepada BNNP untuk memberikan rehabilitasi kepada pemakai narkoba yang tidak terbukti sebagai pengedar daripada melakukan proses hukum.

"Kepada pemakai, saya minta betul bukan dikenai hukuman kurungan, pemakai pendekatannya itu rehabilitasi," ucap Rohidin.

Terkait proses rehabilitasi, Rohidin mengatakan pihaknya bersedia membantu semampunya memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan oleh BNNP Bengkulu. (FT)