BLITAR,eWARTA.co -- Nasib naas dialami Bocah kelas dua SD, Sultan Risam Sidiq (9) meninggal dunia tenggelam di dam sungai aliran lahar di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Sabtu (29/1/2022).
Sultan Risam Korban, asal Kelurahan Tanggung itu diduga terpeleset lalu tenggelam saat mandi di dam sungai lahar.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Kota.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ada bekas luka lecet di bawah mata yang diduga akibat benturan di kepala saat korban terpeleset lalu tenggelam," kata Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Lahuri.
Sultan Risam, korban mandi di dam sungai bersama saudaranya, Yofi Catur (7) dan diawasi oleh bibinya, Fianti (41). Korban sempat berenang ke tengah dan oleh bibinya diperingatkan agar segera ke pinggir, bibinya juga meminta korban segera naik ke tepi sungai.
Diduga, saat bibinya sedang mengurus saudara korban, Yofi yang juga ikut mandi di sungai, korban terpeleset dan tenggelam. Bibinya melihat korban sudah dalam posisi tengkurap mengapung di sungai.
"Kemungkinkan korban terpeleset tanpa diketahui bibinya. Saat tubuh korban diangkat ke atas sungai, kondisinya sudah meninggal dunia," jelasnya.
Kapolsek Kepanjen kidul, Kompol Lahuri, mengatakan keterangan dari keluarga korban memang sering mandi di dam sungai Kelurahan Tanggung yang Kedalaman dam sungai Kelurahan Tanggung diperkirakan sekitar satu meter." Imbuhnya.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini adalah musibah dan tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari diketahui oleh perangkat setempat (surat pernyataan) Pada pukul 16.15 Wib jenasah korban diberangkatkan dari rumah duka. (Bas)









