Budidaya Ikan Patin, Bumdes Bisa Kelola Sendiri

Gusnan Mulyadi saat meninjau budidaya ikan patin
Gusnan Mulyadi saat meninjau budidaya ikan patin
Create: Mon, 01/14/2019 - 17:13
Author: Redaksi

 

Bengkulu Selatan, ewarta.co - Meskipun tidak mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah dengan maksimal. Ternyata, program budidaya ikan patin yang digagas Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, terus berjalan.

Tidak sedikit petani ikan di Bengkulu Selatan yang mulai membudidayakan ikan patin. Baik itu perorangan maupun berkelompok.

"Program budidaya ikan patin masih tetap berjalan. Memang saat ini hasilnya masih belum kelihatan karena masih proses produksi. Saya yakin dan optimis kalau progran ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para petani ikan," ujar Gusnan saat mengecek kolam ikan Patin di Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis, belum lama ini.

Gusnan berharap program tersebut kedepannya didukung oleh pemerintah desa. Menurutnya, pembudidayaan ikan patin dapat menjadi sebuah usaha yang berpotensi meningkatkan perekononian masyarakat dan desa.

"Caranya melalui BumDes masing - masing. Sebagaimana seharusnya usaha yang dikelola BumDes itu yang dapat tingkatkan ekonomi masyarakat banyak. Bukan yang hanya bagi anggota kelompok dari BumDes itu saja," ujarnya.

Dikatakan Gusnan, salah satu cara untuk mengurangi ongkos produksi pembudidayaan patin. Pemerintah desa melalui BumDes melakukan pembesaran bibit patin terlebih dahulu.

Lanjut Gusnan, setelah usia bibit ikan patin sudah sekitar dua bulan. Bibit tersebut dijual kepada masyarakat untuk melanjutkan produksi hingga siap dipasarkan. Tentunya dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

"Pemerintah desa bisa ambil alih pengelolaan setelah dua bulan baru serahkan ke petani. Untuk kurangi cost produksi dan lainnya.

Bantuan modal untuk desa atau BumDes bisa dialokasikan melalui kredit usaha rakyat dari pihak bank rekanan kemudian disalurkan ke petani," jelas Gusnan.

Mengenai pangsa pasar, Gusnan menyebut kerjasama dengan PT CPP adalah jaminan dari pemerintah daerah untuk persoalan pemasaran.

"Soal pemasaran nanti ada PT. CPP yang siap memasarkan hasil produksi para petani ikan patin," demikian Gusnan.