Budidaya Ikan Patin Lebih Menggiurkan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu Selatan (Novianto, M. Si) mengunjungi salah satu pembudidaya ikan patin
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu Selatan (Novianto, M. Si) mengunjungi salah satu pembudidaya ikan patin
Create: Wed, 02/20/2019 - 16:34
Author: Redaksi

 

Bengkulu Selatan, eWarta.co - Tidak ingin program peningkatan kesejahteraan petani ikan melalui kegiatan budidaya ikan Patin yang digagas Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, gagal.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu Selatan Novianto M.Si, memonitoring progres pembesaran ikan Patin yang dikelola secara mandiri oleh para petani ikan Patin di Desa Pasar Baru, Kecamatan Seginim, Rabu (20/2/2019).

"Ada 40 ribu bibit ikan Patin yang yang dibeli bersama - sama secara mandiri oleh 8 petani ikan Patin disini (Desa Pasar Baru). Dan hari ini kami ingin memantau bagaimana pertumbuhan ikan tersebut," terang Novianto.

Kolam yang dikunjungi adalah milik Ahmad Amin dan M Zuraimi di Desa Pasar Baru, Kecamatan Seginim.

Hasilnya, lanjut Novianto, pertumbuhan ikan - ikan Patin sangat baik. Saat ini rata-rata per ekor ikan beratnya sudah mencapai 200 gram dengan ukuran sekitar 15 sentimeter.

"Kami sangat apresiasi upaya para petani yang tetap gigih mau membudidayakan ikan Patin. Walaupun belum mendapatkan dukungan dari pemerintah sepenuhnya," ujar Novianto.

Novianto mengaku, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak BNI 46 untuk pengadaan bibit ikan senilai Rp 25 juta dan pengadaan pakan yang bekerjasama dengan PT CPP senilai 15 juta.

Modal usah dan bantuan pakan akan diberikan kepada 22 petani ikan Patin di Kecamatan Seginim dan Air Nipis.

"Target pembesarannya itu berukuran paling rendah 800 gram dan paling berat itu 1,2 kilogram. Itu standar yang diminta PT CPP. Kami yakin bisa tercapai. Dan sayab harap program ini terus berjalan walau apapun yang terjadi," pungkas Novianto. (Rls)