BUMP Binaan Benny Suharto, Terbukti Mampu Makmurkan Petani dan Peternak

Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah saat meninjau lokasi pabrik dan peternakan.
Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah saat meninjau lokasi pabrik dan peternakan.
Create: Sat, 07/11/2020 - 14:57
Author: Redaksi

 

Obb

BENGKULU, eWARTA.co -- Badan Usaha Milik Petani (BUMP) terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan peternak. Hal ini telah dibuktikan oleh petani sekaligus sebagai peternak di Kabupaten Seluma.

Yasmudi, seorang petani peternak kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menuturkan, ia telah berhasil mendapat anakan sapi betina dari BUMP.

“Saya mengurus satu ekor sapi betina sebagai indukan sejak 10 April 2019, sekarang Alhamdulillah sudah dapat satu anakan betina juga. Inilah nanti yang akan dihitung bagi hasilnya kepada perusahaan,” ujar Yasmudi.

Mendengar hal tersebut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang memiliki latar belakang dokter hewan ini ikut memberikan motivasi kepada para peternak.

“Bagus sekali kalau ternak cepat berkembang-biak pasti ada chemstry yang bagus antara ternak dan peternaknya, karena hewan itu sama juga dengan manusia, kalau dia diperlakukan dengan baik, maka perkembangannya juga akan baik. Makanya peternak harus menjiwai,” terang Gubernur saat meninjau kandang sapi binaan BUMP di Desa Napal Jungur, Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Jumat (10/7).

Beliau meyakinkan, segala usaha yang dimulai dari titik nol disertai ketekunan dan kesungguhan akan mendapatkan keberhasilan.

Untuk diketahui BUMP ini adalah milik PT. Sinar Rafflesia Jaya (Siraja) yang dikomandoi Benny Suharto dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Kandang sapi ini berada di tengah kebun warga. Saat ini terdapat enam ekor sapi si mental, terdiri dari lima betina dan satu jantan.

Sapi-sapi betina sebagai indukan untuk menghasilkan bibit baru, sedangkan sapi jantan yang biasa disebut dengan istilah "bakalan" akan digemukan oleh peternak. Keberadaan BUMP ini membantu petani untuk meningkatkan nilai jual sapi yang juga tentu akan berdampak pada kesejahteraan mereka.

Sementara itu, Benny Suharto selaku penggagas dan juga investor Badan Usaha Milik Petani (BUMP) pabrik pengolahan karet dan peternakan sapi, pihaknya telah melakukan survei ke 14 Kecamatan di Seluma dan ditetapkan ada 7 titik akan segera dibuka pabrik dan usaha ternak yang sama dengan harapan setiap kelompok nantinya mampu memproduksi 25 - 30 ton perbulannya.

"Jika satu kelompok tani sudah bisa menghasilkan 25 - 30 ton, artinya sudah bisa masuk spek eksport sehingga pemasarannya pun akan lebih mudah karena sudah ada kerjasama MoU dengan perusahaan India,"terang Benny. 

Obb