Bengkulu Tengah, eWarta.co -- Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., menerima dua audiensi sekaligus di Ruang Tamu Bupati, Senin (2/3/2026). Dua pihak yang beraudiensi yakni Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri dan Pesantren Yatim Dhuafa.
Pertemuan tersebut turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol, Plt Kepala BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, serta Kepala Bagian Umum.
Audiensi pertama dilakukan bersama Senkom Mitra Polri. Dalam pertemuan itu, perwakilan Senkom, Nurhidayat, memperkenalkan struktur organisasi sekaligus memaparkan sejumlah program kerja yang telah dan akan dijalankan di wilayah Bengkulu Tengah.
Senkom menyampaikan harapan adanya penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Bupati Rachmat Riyanto menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan elemen masyarakat seperti Senkom. Sinergi yang baik tentu akan memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung program pembangunan daerah,” ujarnya.
Usai pertemuan dengan Senkom, Bupati melanjutkan audiensi dengan Pesantren Yatim Dhuafa yang dipimpin Ustad Noviar. Audiensi ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan program sosial dan pendidikan yang dijalankan pesantren, khususnya pembinaan anak yatim dan dhuafa.
Dalam kesempatan tersebut, pihak pesantren berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar kegiatan pendidikan dan sosial dapat berjalan lebih optimal.
Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung lembaga pendidikan dan sosial yang berperan dalam pembinaan generasi muda.
“Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan pesantren dan lembaga sosial yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan serta kesejahteraan anak-anak yatim dan dhuafa. Ke depan diharapkan dapat terjalin kerja sama yang baik sesuai ketentuan dan kemampuan daerah,” kata Rachmat.
Dua audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, baik di bidang keamanan maupun sosial dan pendidikan.









