Bupati Blitar Membuka Bimtek Paham Digitalisasi Bagi RT

 

BLITAR, eWARTA.co -- Bupati Blitar Rini Syarifah membuka bimbingan teknik (bimtek) lembaga kemasyarakatan desa bagi pengurus RT (Rukun Tetangga). digelar di aula Bumdes Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, pada Rabu (5/10/2022).

Pada acara tersebut, hadir dari perwakilan RT dari 248 Desa dan Kelurahan yang mengikuti bimtek di Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan, bahwa RT merupakan lembaga bentukan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu perlu diberikan bimtek agar peran RT berkomunikasi dengan masyarakat lebih baik salah satunya pemanfaatan teknologi digital atau gawai gadget android.

“Bimtek ini sudah saya tunggu-tunggu, karena RT garda terdepan kita dan masyarakat. Artinya disini RT bisa menggali potensi dan mempunyai gerak lebih cepat dalam mensosialisasikan informasi dari pemerintah, dengan diadakannya bimtek ini kita pastikan peserta paham digitalisasi agar bisa lebih cepat dalam hal tersebut,” kata Bupati Rini.

Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar, meminta agar RT bisa mengaktifkan badan-badan kecil di dalam RT. Seperti PKK, Dasa Wisma dan Karang Taruna untuk didorong aktif mempunyai kegiatan.

Sehingga banyak partisipasi masyarakat didalamnya. Dengan aktifnya RT beserta badan kecil didalamnya, diharapkan program dari Pemerintah Kabupaten Blitar bisa tersosialisasi baik. Sebab program pemerintah bisa terlaksana baik jika mendapat dukungan masyarakat langsung dari bawah.

“Jadi RT ini harus paham digitalisasi, kemudian membantu pendataan potensi, pendataan balita stunting, kemudian saat ini kita dihadapkan masalah inflasi, maka itu RT yang langsung berhadapan dengan masyarakat diharap mensosialisasikan lebih cepat, dan bergotong royong bersama menyelesaikan masalah yang ada,” harap Bupati.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Rully Wahyu Prasetyowanto menambahkan, pada saat itu pihaknya mendatangkan berbagai narasumber seperti dari Polres dan BNN. Sedang peserta merupakan RT dari perwakilan tiap desa dari total 248 Desa/Kelurahan di Kabupaten Blitar.

“Supaya RT bisa lebih paham misal ketika di daerahnya muncul masalah hukum atau masalah narkoba bisa mengatasi karena kita datangkan langsung narasumber dari Polres dan BNN pada hari ini,” ujarnya.

Dari Bimtek ini, RT-RT yang ada di Kabupaten Blitar bisa meningkat kemampuan dan pengetahuannya, Khususnya dalam implementasi digitalisasi seperti yang ditekankan oleh Bupati.

“Seperti arahan bupati agar ada digitalisasi data yang berbasis RT dan RW termasuk Dasa Wisma yang lebih spesifik, sedang kita persiapkan nanti kita juga ada kegiatan mempersiapkan peningkatan kapasitas dasa wisma," jelas Rully. (Adv/Bas)