Dampak El Nino Meluas: 7 Kecamatan di Jember Dilanda Krisis Air Bersih dan Karhutla

Create: Sat, 15/08/2026 - 21:01
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Dampak fenomena El Nino di Kabupaten Jember kian meluas. Hingga pertengahan Agustus 2026, sedikitnya 7 kecamatan dilaporkan mengalami krisis air bersih, kekeringan, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

​Dua wilayah terbaru yang mengonfirmasi krisis air bersih yakni Dusun Dukuh II (Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari) dan Dusun Sumber Tengah (Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk).

​Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menegaskan pihaknya bersama PMI dan Perumdam Tirta Pandalungan bergerak cepat menyalurkan puluhan ribu liter air bersih ke lokasi terdampak.

​"Distribusi air bersih tahap kedua telah kami lakukan bersama Perumdam Tirta Pandalungan di Dusun Dukuh II, Desa Banjarsari," ujar Edy, Sabtu (15/8/2026).

​Berdasarkan asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, warga Banjarsari sebelumnya mengandalkan pipanisasi dari sungai perbatasan Desa Tugusari. Namun, debit air terus menurun dan kualitasnya tercemar sehingga tidak layak konsumsi.

​"Warga hanya bisa menggunakannya untuk mandi dan cuci. Upaya pembuatan sumur bor di sana juga gagal karena tidak keluar sumber air," terangnya.

​Kondisi tersebut berdampak pada 75 KK di wilayah setempat. Untuk penanganan awal, BPBD dan PDAM telah mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke empat tandon darurat, dengan skema penyaluran berkala setiap lima hari sekali.

​Krisis serupa terjadi di Dusun Sumber Tengah, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, yang berdampak pada 102 KK. Fasilitas Pamsimas di kawasan tersebut terhenti sejak April 2026, diperparah dengan mengeringnya sumur warga akibat musim kemarau.

​"Warga terpaksa mengambil air ke balai desa yang berjarak sekitar 2,5 kilometer. Kami sudah memasang empat tandon kapasitas 1.200 liter dan mendistribusikan 5.000 liter air bersih dengan jadwal pengiriman setiap tiga hari sekali," pungkas Edy.

​Selain Bangsalsari dan Jelbuk, krisis air bersih sebelumnya juga melanda Desa Sumberpinang (Pakusari), Desa Sumberjeruk (Kalisat), Desa Mulyorejo (Silo), dan Kelurahan Antirogo (Sumbersari), disusul insiden karhutla di Kecamatan Wuluhan. Tim gabungan terus bersiaga menyalurkan bantuan air secara berkala hingga kondisi kembali normal.

​Penulis: Hafit

Foto: Distribusi air bersih ke daerah terdampak kekeringan di Jember