Demo, Ribuan Mahasiswa dan OKP di Bengkulu Tuntut BBM Turun Harga

Create: Tue, 13/09/2022 - 19:07
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Gabungan Mahasiswa yang terdiri dari Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se- Bengkulu kembali menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (13/09/22) sore.

Ribuan mahasiswa mendesak, anggota dewan Provinsi Bengkulu untuk bersedia menemui mereka.

Sebelumnya, sedikitnya 19 anggota Dewan sempat menemui para pendemo namun di tolak oleh mahasiswa.

Akibat penolakan tersebut, aksi demonstrasi pun berakhir ricuh. Puluhan mahasiswa sempat di amankan polisi kemudian dilepaskan.

Salah seorang mahasiswa dari UINFAS Bengkulu, Aprin saat diamankan polisi ditanya identitas Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) mengaku belum memiliki KTM.

“Saya baru masuk belum memiki KTM, Belum juga dapat almamater, HP saya juga diamankan oleh polisi,” kata Aprin.

Mahasiswa dari universitas Dehasen, Alpindo yang diamankan mengaku sempat terkena tendangan polisi yang bertugas.

“Saya sempat terkena tendangan oleh polisi yang bertugas di bagian belakang,”. Kata Alpindo. 

Hingga akhirnya, situasi kurang kondusif lagi, pihak kepolisian pun menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa pendemo. (Rni)