Dewan Provinsi Bengkulu Bakal Perjelas Konflik Lahan PT Pelindo Bengkulu

 

Bengkulu - Polemik lahan seluas 9.8 hektare antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Bengkulu dan warga Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, hingga saat ini belum menemui kejelasan. Dewan Provinsi Bengkulu berencana menindaklanjuti sengketa ini dengan melakukan audiensi ke Direktur Utama PT Pelindo di Pusat.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menjelaskan bahwa Dewan Provinsi Bengkulu sedang menjadwalkan audiensi dengan Direktur Utama PT Pelindo di Pusat.

Adv

Audiensi ini akan mempertanyakan status lahan yang bersengketa, yang diklaim PT Pelindo Regional II Bengkulu telah memiliki putusan Mahkamah Agung.

"Pertama, di Pelindo, masalah yang menjadi bom waktu adalah sengketa lahan dengan masyarakat sekitar yang sudah ada putusan Mahkamah Agung. Sampai sekarang, kita belum lihat, nanti kita akan kunjungan ke direktur Jakarta," ungkap Sumardi.