BENGKULU,eWARTA.co -- Forum Zakat (FOZ) Provinsi Bengkulu resmi dideklarasikan secara virtual, Kamis (9/9/21) pagi.
Deklarasi dihadiri oleh Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Bengkulu, Biro Pemerintahan Provinsi Bengkulu, Badan Amil Zakat Provinsi Bengkulu dan Lembaga yang tergabung dalam FOZ.
Ketua Panitia Deklarasi FOZ Bengkulu Hafiz Gunawan mengatakan forum ini dibentuk bertujuan untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi membantu pemerintah dalam mengelola zakat sebagai upaya mengentaskan kemiskinan.
Sehingga lanjut Hafiz dana zakat dapat terwujud untuk mensejahterakan umat dan dimanfaatkan sebagai kepentingan sosial.
"Selama ini lembaga zakat terkesan sebagai kompetitor, namun dengan hadirnya forum ini diharap dapat saling menguatkan dalam mengelola zakat dan berkolaborasi dengan pemerintahan dalam mengelola zakat di Bengkulu" kata Hafiz.
Sementara itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu Fazrul Hamidy mengatakan hadirnya FOZ dapat mendorong masyarakat Bengkulu lebih memaksimalkan pemanfaatan zakat.
Menurut Fazrul kurangnya penyerapan zakat di Bengkulu karena minimnya sosialisasi kepada masyarakat maupun lembaga wajib zakat. Sehingga masyarakat sendiri tidak terlalu mementingkan fungsi zakat.
Dengan potensi nilai yang mencapai Rp60 miliar hingga Rp70 miliar di Bengkulu, Lembaga Baznas hanya mampu mengumpulkan Rp5 miliar sampai Rp10 miliar pertahunnya.
Sehingga dengan adanya kolaborasi forum zakat kedepan potensi zakat dapat dikelola dengan maksimal dan membawa dampak kebaikan bagi masyarakat.
"Kami percayakan lembaga zakat yang dibentuk masyarakat mampu untuk berkolaborasi dengan lembaga zakat pemerintah menghimpun potensi zakat di Bengkulu," kata Fazrul.
Lain sisi, Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menyambut baik dengan hadirnya FOZ.
Kepala Bidang Penais Zawa Kementerian Agama Bengkulu Arsan Ibrahim mengatakan manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat dapat berfungsi secara luas baik pada kegiatan sosial, pendidikan, kegiatan umat hingga mengentaskan kemiskinan.
Untuk itu Ia mengajak agar FOZ aktif melakukan gerakan sosialisasi pemanfaatan zakat dan distribusi zakat bagi masyarakat membutuhkan di daerah.
Adapun lembaga zakat yang tergabung dalam FOZ yakni Lazis Muhammadiyah (Lazismu), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Globat Zakat (ACT), Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli), Laznas Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (Laznas DDII), Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma), Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN).
Sementara itu setelah melalui kesepakatn bersama dikukuhkan pengurus FOZ wilayah Bengkulu dengan Ketua FOZ Bengkulu Hafiz Gunawan (Lazismu), Sekretaris Sukardiyanto (IZI) dan Bendahara Sunggel (DT Peduli). (Bisri)









