BLITAR,eWARTA.co -- Sejumlah warga desa Tegalrejo didampingi ormas LMP Macab Kabupaten Blitar mendatangi kantor desa Tegalrejo Kecamatan Selopuro, Senin (04/9/2021). Warga mendesak sekretaris desa, Agus Alvian mundur dari jabatannya karena diduga telah menyelewengkan dana PBB warga Tegalrejo tahun 2019 - 2020.
Ketua Harian LMP Macab Kabupaten Blitar Hardoyo menyampaikan sekdes Tegalrejo diduga telah melakukan praktik korupsi PBB. Ini dibuktikan dengan tidak singkronnya data PBB warga yang telah membayar dengan aplikasi
"Bila dicek melalui aplikasi ternyata masih belum lunas serta mempunyai tunggakan pajak beberapa tahun kebelakang," kata Hardoyo.
Ia mengancam warga akan melakukan boikot pembayaran PBB tahun 2022 apabila tuntutan mundur tidak dipenuhi dalam waktu paling lama 7 x 24 jam. Penyampaian.aspirasi ini ditandatangani 158 orang warga desa Tegalrejo
"Apabila hal ini tidak dilakukan sampai batas waktu yang kami inginkan maka kami tidak bertanggungjawab apabila masyarakat bergerak dengan caranya sendiri serta memboikot tidak membayar pajak bumi bangunan tahun 2022," katanya.
Saat dikonfirmasi Camat Selopuro Sutikno menanggapi hal ini. Ia menyebut akan menindak lanjutin tuntutan warga secepatnya.
"Kalau kita mendengar apa yang disampaikan tadi oleh perwakilan warga desa Tegalrejo ini tentu ini harus secepatnya kita sikapi," ujarnya.
Ia mengaku akan melakukan penelaahan pada kasus yang diduga dilakukan oleh sekdes tersebut. Ia juga meminta perangkat desa untuk tidak mengambil keputusan di luar kepentingan masyarakat.
"Kita juga akan klarifikasi ke yang bersangkutan. Sehingga nanti kita akan bisa menemukan satu titik keseimbangan antara apa yang dikaitkan warga masyarakat bersama mas Agus selaku sekretaris yang diduga oleh masyarakat menggelapkan pajak itu. Saya kira secepatnya," sambung Sutikno
Di tempat yang sama Kepala Desa Tegalrejo Zaenal Fanani mengatakan kalau sampai jam 2 Agus Alfian tidak mau mendatangani surat pengunduran diri sebagai Perangkat desa akan ditindak lanjuti secara hukum yang berlaku. (Bas)









