Digital Validasi Dokumen Persyaratan Terbang di Bandara Fatmawati Soekarno

Create: Thu, 05/08/2021 - 16:32
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah telah menyediakan sebuah Platform berupa Aplikasi PeduliLindungi yang telah terintegrasi dengan Data Kesehatan (hasil test PCR/antigen dan Sertifikat Vaksin) yang menjadi syarat perjalanan udara saat ini. Aplikasi ini sangat perlu dimiliki oleh setiap calon penumpang untuk mempermudah dan mempercepat pelaksanaan validasi dokumen serta efektif digunakan calon penumpang untuk menghindari resiko penularan COVID-19.

EGM PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno, Heru Karyadi mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Maskapai dalam mendukung program tersebut dengan menyediakan fasilitas dan personil masing-masing guna pemeriksaan validasi secara digital di area lobby keberangkatan tepat sebelum penumpang memasuki pintu keberangkatan.

"Mengurangi dampak penyebaran Virus COVID-19 tentu menjadi tanggungjawab bersama. Untuk itu kami juga sudah menyediakan personil frontliner untuk mengarahkan penumpang ke titik digital validasi dokumen. Tentunya dengan memberikan informasi seputar aplikasi PeduliLindungi terlebih dahulu kepada penumpang yang belum menggunakannya," ujarnya, Kamis (5/08/21).

Pada saat melakukan validasi, lanjut Heru, Calon Penumpang cukup menampilkan QRCode yang tertera di Aplikasi PeduliLindungi, lalu pilih menu paspor digital, kemudian klik hasil Test Covid. Nantinya akan muncul informasi yang berisikan QRcode untuk selanjutnya discan oleh petugas maskapai.

Heru menjelaskan, jika hasil test PCR atau Antigen dilakukan di fasyankes yang telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi maka secara otomatis dokumen tersebut akan terbaca oleh petugas. 

"Hasil Scan nantinya akan ada 2 hasil yaitu Laik Terbang atau Tidak Laik Terbang. Penumpang yang berstatus Laik Terbang diperkenankan langsung memasuki Pintu Keberangkatan kemudian diperiksa oleh Petugas Avsec seperti biasa serta dapat melakukan checkin," kata Heru. 

Untuk hasil yang menunjukan status Tidak Laik Terbang, maka petugas akan mengarahkan Calon Penumpang untuk mengantri pada titik validasi dokumen secara manual yang akan divalidasi langsung oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Dengan adanya fasilitas layanan digital validasi dokumen persyaratan yang dapat digunakan calon penumpang, Heru menyebut menjadi inovasi untuk mengurangi resiko penyebaran virus COVID-19 di Bandara. 

Terakhir, Heru menghimbau, agar calon penumpang dapat bekerjasama untuk memanfaatkan fungsi dari Aplikasi PeduliLindungi ini, selain mempercepat proses validasi, juga mengurangi resiko penyebaran COVID-19. 

"Namun apabila ada calon penumpang yang tidak membawa smartphone maka kita akan layani dengan cara manual," pungkasnya. (Bisri)