Dinas Perkim Usulkan 2000 Pembangunan RTLH untuk Warga Seluma

Create: Thu, 16/05/2024 - 14:01
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Seluma Kembali usulkan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk Masyarakat Kabupaten Seluma. 

Di Tahun 2024 ini sebanyak 2 ribu RTLH akan diusulkan, hal tersebut setelah Kepala Dinas Perkim Seluma menghadiri Rapat koordinasi di Provinsi Bengkulu bersama Balai penyediaan perumahan SE Provinsi Bengkulu mengenai pembangunan rumah tidak layak huni. 

Kepala Dinas Perkim Seluma, Erlan Suadi mengatakan, seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu masih menunggu keputusan pusat soal alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Kita menghadiri rakor bersama balai penyediaan perumahan bersama kabupaten/kota lainnya. Saat ini untuk pembangunan RTLH yang telah diusulkan pemdes dan kelurahan masih menunggu keputusan pusat, " Sampainya, kamis (16/5/2024). 

Dilanjutkannya, untuk tahun 2024 yang telah diusulkan ke pusat untuk Kabupaten Seluma tahun anggaran 2024 sebanyak 2 ribu RTLH yang telah diusulkan. Hal tersebut bukan tanpa alasan usulan tersebut dilayangkan mengingat masih Banyaknya masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni. 

"Untuk pembangunan RTLH belum pasti berapa jumlah yang akan dapat untuk Kabupaten Seluma, yang jelas sebanyak 2 ribu RTLH sudah kita usulkan. Kalau sampai saat ini memang seluruh Kabupaten/kota masih menunggu hasil usulan. Kita doakan untuk tahun ini RTLH yang ada di Kabupaten Seluma bisa dibangun kembali" lanjut Erlan.

Terpisah, Sebelumnya Bupati Seluma Erwin Octavian sempat menyampaikan, sejak Januari hingga Desember 2023 sudah sebanyak 401 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah dibangun menjadi rumah layak huni yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Seluma. 

"Program ini dilakukan secara bertahap atau maraton. Dari tahun 2016 itu jumlah RTLH di Kabupaten Seluma ini mencapai 9.000 unit. Dan alhamdulillah saat ini kita sudah bisa mengentaskan hingga 3.000 unit. Ini tidak lepas dari kolaborasi pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah. Dan termasuk dengan Baznas juga yang sudah mengentaskan 28 unit rumah. Inilah yang akan terus menerus kita upayakan agar seluruh masyarakat kita dapat menempati rumah yang layak huni," tuturnya. (Rns)