Bengkulu, eWarta.co -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu membuka penjualan ikan lele segar kepada masyarakat melalui Balai Benih Ikan (BBI) atau Pusat Pembenihan Ikan (PPI) yang berada di Jalan Citandui. Penjualan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan sekaligus menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Kepala DKP Kota Bengkulu, Will Hopi, mengatakan masyarakat dapat membeli langsung ikan lele di lokasi pembenihan dengan harga sekitar Rp20.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai lebih murah dibandingkan harga yang umumnya dijumpai di pasaran.
Menurutnya, penjualan dilakukan secara terbuka bagi masyarakat selama persediaan masih tersedia. Program ini juga diharapkan dapat membantu warga memperoleh sumber protein hewani dengan harga yang relatif terjangkau.
Selain menyediakan ikan konsumsi, DKP Kota Bengkulu juga menawarkan bibit lele bagi masyarakat yang tertarik mengembangkan usaha budidaya ikan. Bibit yang dijual berasal dari unit pembenihan milik pemerintah sehingga harganya lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Will Hopi menjelaskan, bibit lele tersedia dalam beberapa ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembudidaya. Penyediaan bibit tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat terlibat dalam usaha perikanan budidaya.
Ia menambahkan, program penjualan ikan dan bibit lele ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru berbasis sektor perikanan.
DKP Kota Bengkulu memastikan ketersediaan ikan maupun bibit lele akan menyesuaikan dengan kapasitas produksi di Balai Benih Ikan. Masyarakat yang berminat dipersilakan datang langsung ke lokasi pembenihan selama stok masih tersedia.









